Konten dari Pengguna

21 Soundtrack My Oxford Year yang Menyatu dengan Cerita

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Soundtrack My Oxford Year, Foto: Unsplash/Michael Maasen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Soundtrack My Oxford Year, Foto: Unsplash/Michael Maasen

Soundtrack My Oxford Year merupakan elemen penting yang memperkuat emosi dan cerita yang diangkat dalam film ini.

Melalui pilihan lagu yang lembut, penuh makna, dan kadang menyayat hati, deretan soundtrack ini berhasil menciptakan suasana yang mendalam di setiap momen, mulai dari pertemuan manis Anna dan Jamie hingga saat-saat paling mengharukan jelang akhir kisah.

Soundtrack My Oxford Year yang Menyatu dengan Cerita

Ilustrasi Soundtrack My Oxford Year, Foto: Unsplash/Gabriel Gurrola

Dikutip dari situs IMDb, berikut adalah soundtrack My Oxford Year, yang menghadirkan berbagai lagu pilihan dari berbagai genre untuk mengiringi cerita film ini:

  1. Make It Happen: ditulis oleh Laura Welsh & Jimmy James dan dibawakan oleh Laura Welsh.

  2. Helicopter: dibawakan oleh Bloc Party.

  3. Consolation Prize: karya yang ditulis dan dibawakan oleh Marchelle Bradanini.

  4. Oscar Wilde: ditulis dan dibawakan oleh Marchelle Bradanini.

  5. Baby One More Time: karya legendaris dari Max Martin dan dibawakan oleh pemain.

  6. Yellow: lagu ikonik yang ditulis dan dibawakan oleh Coldplay.

  7. Say Something (Zac Samuel Remix): lagu yang ditulis dan dibawakan oleh Karen Harding.

  8. Back on 74: dibawakan oleh Jungle.

  9. Yo X Ti, Tu X Mi: lagu yang dibawakan duet antara Rosalía dan Ozuna.

  10. A Moment in the Sun: dinyanyikan Sunflower Bean, lirik dan melodi dari lagu ini menyuguhkan semangat kebebasan sekaligus kegetiran yang tersembunyi.

  11. Ding Dong Merrily on High: lagu versi klasik oleh Choir of New College Oxford.

  12. She's Gone, Dance On: karya kolaboratif dengan nama besar seperti Ennio Morricone dan Disclosure, memadukan nuansa klasik dan elektronik secara halus.

  13. Something About Your Love: dibawakan oleh SG Lewis dengan menghadirkan alunan elektronik-pop yang menyentuh, menggambarkan kerumitan cinta modern.

  14. Sing It Back: lagu yang dibawakan oleh Deja.

  15. Everybody Dance: lagu Deja yang menambah semangat dan keceriaan di beberapa momen ringan dalam film.

  16. Illusion: karya yang dibawakan oleh Dua Lipa.

  17. Can't Get You Out of My Head: karya legendaris Cathy Dennis dan Rob Davis yang dibawakan oleh Kylie Minogue ini menambah sentuhan pop yang tak terlupakan.

  18. Rush: lagu penuh gairah dan kerentanan yang dibawakan oleh Troye Sivan, yang menggambarkan dinamika emosional dalam cerita.

  19. You Give a Little Love: dinyanyikan oleh para pemeran, untuk menutup film dengan nada penuh kasih dan penerimaan.

  20. All My Love: lagu yang dibawakan oleh Coldplay ini begitu pas dengan tema kehilangan dan cinta yang terus hidup dalam kenangan.

  21. Kaleidoscope: dibawakan oleh Chappell Roan dengan warna yang introspektif dan berani.

Daftar soundtrack My Oxford Year di atas berhasil menjadi lebih dari sekadar latar musik biasa.

Lagu-lagu yang dipilih dengan cermat itu mampu menghidupkan suasana dan memperkuat setiap momen emosional dalam film, mulai dari kebahagiaan, keraguan, hingga kesedihan yang mendalam.

Melalui perpaduan musik indie, pop, dan klasik, daftar soundtrack tadi tidak hanya mengiringi perjalanan hidup para karakter, tetapi juga mengajak penonton untuk merasakan setiap lapisan perasaan yang dialami Anna dan Jamie. (shr)

Baca juga: Soundtrack Call Me by Your Name yang Bikin Suasana Tambah Emosional