Konten dari Pengguna

Film Dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix, Ungkap Kasus Supranatural

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi film dokumenter ed and lorraine warren di Netflix. Unsplash/Immo Wegmann
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi film dokumenter ed and lorraine warren di Netflix. Unsplash/Immo Wegmann

Film dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix menghadirkan sebuah kisah supranatural yang pernah menggemparkan Amerika Serikat.

Dokumenter ini menyingkap perjalanan penyelidikan pasangan paranormal ternama dalam menangani sebuah kasus yang tidak biasa, di mana misteri, ketegangan, dan keyakinan spiritual berpadu menjadi satu.

Dengan pendekatan investigatif, film ini membawa penonton menyusuri peristiwa yang memicu perdebatan luas, baik dari sisi hukum maupun keyakinan akan fenomena gaib.

Film Dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix

Ilustrasi film dokumenter ed and lorraine warren di Netflix. Unsplash/Amjith S

Film dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix, yaitu The Devil on Trial mengangkat kisah persidangan pertama di Amerika yang menggunakan klaim kerasukan setan sebagai pembelaan hukum.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 1981 di Brookfield, Connecticut, dan dikenal luas sebagai kasus “Devil Made Me Do It” dengan terdakwa Arne Cheyenne Johnson yang mengaku berada dalam keadaan kerasukan saat melakukan pembunuhan terhadap tuannya, Alan Bono.

Peristiwa tersebut berawal dari serangkaian insiden paranormal yang melibatkan keluarga Glatzel dengan keterlibatan bantuan dari Ed and Lorraine Warren. Tema film dokumenter ini adalah hubungan antara kepercayaan, bukti supranatural, dan proses hukum.

Dokumenter ini menampilkan sejumlah elemen penting seperti wawancara dengan anggota keluarga Glatzel seperti David, Alan, dan Carl.

Berdasarkan informasi dari artikel netflix.com, film dokumenter ini juga menampilkan rekonstruksi adegan, foto lama, dan rekaman audio yang sebelumnya tidak dipublikasikan.

Film memperlihatkan bahwa meskipun klaim kerasukan dijadikan pembelaan, hakim menolak bukti tersebut karena dianggap tidak memenuhi standar ilmiah dan hukum.

Film dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix memperlihatkan bahwa tuntutan penggunaan kerasukan demonik sebagai pembelaan adalah satu-satunya di pengadilan Amerika Serikat yang pernah ada.

Dokumenter menjelaskan bahwa argumen tersebut akhirnya ditolak oleh hakim Robert Callahan, dan bukti terkait kepemilikan demonik tidak diperbolehkan masuk ke persidangan.

Dokumenter ini tidak hanya fokus pada unsur horor-supranatural tetapi juga dampaknya terhadap individu yang terlibat.

Misalnya, David Glatzel sebagai anak berusia sebelas tahun mengklaim mengalami kerasukan, keluarganya mengundang Ed and Lorraine Warren, kemudian sebuah eksorsisme resmi dari gereja Katolik dilakukan.

Film dokumenter Ed and Lorraine Warren di Netflix bukan sekadar tontonan karena sensasi supranatural, tetapi juga sebagai kajian mendalam tentang batas antara kepercayaan, bukti, dan interpretasi.

Penonton diajak berpikir bagaimana sesuatu dianggap nyata berdasarkan bukti yang terbatas, kapan klaim kerasukan menjadi argumen hukum, serta bagaimana dampak psikologis dan sosialnya bagi orang terdampak dan keluarganya. (Rahma)

Baca juga: Sinopsis Film The Covenant untuk Pencinta Kisah Peperangan