Kisah Nyata Film Good News Korea yang Membuat Penasaran

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah nyata film Good News telah membuat penggemar penasaran. Good News adalah film terbaru yang dirilis Korea Selatan pada tanggal 6 September 2025 dengan mengusung genre thriller, misteri, dan aksi.
Good News dengan cepat meraih popularitas karena dikabarkan terinspirasi dari kisah nyata. Film ini menggambarkan ketegangan yang membuat penonton berhasil masuk ke dalam alur ceritanya.
Kisah Nyata Film Good News
Mengutip situs time.com, Kisah nyata film Good News dikaitkan dengan aksi pembajakan pesawat Jepang yang pernah terjadi pada tahun 1970. Aksi ini dilakukan oleh anggota organisasi militan Fraksi Tentara Merah.
Pada tahun 1970, ketika Maskapai Jepang baru saja lepas landas dari Tokyo, para pembajak yang merupakan anggota muda militan Fraksi Tentara Merah mulai melakukan aksinya. Anggota termuda pembajak ini bahkan masih dalam usia remaja.
Fraksi ini menginginkan revolusi bersenjata segera melawan sistem kapitalis di Jepang. Rencanya, mereka akan menggunakan basis yang berada di Jepang untuk menjatuhkan Amerika dan sekutunya.
Kelompok tersebut awalnya ingin menerbangkan pesawat ke Kuba, tetapi karena pesawat tidak memiliki kemampuan jarak sejauh itu, maka pembajak mengubah tujuan ke negara Komunis lainnya, yaitu Korea Utara.
Dalam penerbangan, pesawat diizinkan untuk mengisi bahan bakar di Fukuoka dengan balasan untuk membebaskan 23 penumpang. Mereka melakukan perjalanan berbekal peta yang lusuh dari teks buku sekolah.
Meskipun posisinya terancam, pilot tetap menerbangkan pesawat menuju bandara di Pyongyang dengan panduan radio yang mengaku dari Pyongyang. Mereka akhirnya mendarat di bandara yang dikira adalah ibu kota Korea Utara.
Namun, kenyataannya pembajak tersebut tertipu dan mereka berhenti di Bandara Gimpo Seoul. Di sana, telah bersiap para tentara untuk menyergap para pembajak meskipun suasana akan semakin tegang.
Pada akhirnya, Wakil Menteri Jepang saat itu yaitu Shinjiro Yamamura menawarkan diri menggantikan para sandera yang tersisa. Karena merasa terpojok, pembajak kemudian setuju dan melanjutkan perjalanan ke Pyongyang.
Dua hari kemudian, pesawat, Menteri, dan pilot berhasil kembali ke Bandara Haneda di Tokyo dengan selamat. Peristiwa ini menjadi salah satu berita besar saat itu, hingga melibatkan beberapa negara untuk bertindak.
Demikianlah kisah nyata film Good News. Meskipun nama semua pihak yang terlibat disamarkan, hal ini tidak mengurangi keseruan dalam cerita yang ditawarkan. (Nab)
Baca Juga: Penjelasan Ending The Woman in Cabin 10 yang Bikin Penasaran
