Lokasi Syuting Romantics Anonymous

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lokasi Syuting Romantics Anonymous menghadirkan paduan visual yang kuat antara lanskap kota dan alam, memperkuat narasi emosional dua karakter utama yang menyatu lewat dunia cokelat dan kecemasan pribadi.
Serial ini, hasil kolaborasi Korea-Jepang, tidak hanya memilih lokasi syuting secara estetis tetapi juga strategis untuk menggambarkan dua sisi kehidupan tokoh — satu di kota dan satu di alam yang sepi.
Dikutip dari KpopStarz, serial ini mengambil gambar di berbagai lokasi di Hokkaido dan Tokyo, dengan pemandangan musim dingin yang jernih serta adegan interior yang intim untuk menonjolkan perjalanan batin para karakternya.
Lokasi Syuting Romantics Anonymous
Lokasi Syuting Romantics Anonymous mencakup wilayah urban dan pedesaan dengan atmosfer yang kontras namun saling melengkapi. Di Tokyo, suasana metropolitan menambah intensitas emosional karakter, sedangkan di Hokkaido, lanskap dingin dan luas menjadi cerminan pergulatan batin yang mendalam.
Kemudian, interior toko cokelat kecil di Tokyo menjadi arena sentral bagi dua tokoh untuk bertemu dan berkembang.
Pertemuan di toko cokelat kecil bernama Le Sauveur di Tokyo menjadi latar utama bagi kisah cinta yang berkembang perlahan dan penuh karakter. Berikut adalah beberapa highlight lokasi dan alasannya dipilih:
1. Tokyo, Jepang
Sebagai kota besar yang penuh detail, Tokyo dipakai untuk adegan interaksi karakter utama, memperlihatkan kehidupan modern yang kompleks serta padat.
2. Hokkaido, Jepang
Dipilih untuk memberikan lanskap musim dingin yang sunyi dan tenang, menggambarkan bagian cerita yang introspektif dan penuh pergolakan batin.
3. Toko Cokelat Kecil Le Sauveur di Tokyo
Lokasi interior yang intimate ini menjadi jantung cerita, di mana dua karakter berbeda bertemu dan tumbuh bersama lewat rasa dan suara dunia cokelat.
Lokasi-lokasi tersebut bukan hanya latar belakang visual, tetapi menjadi karakter tersendiri dalam cerita, memperkuat tema kecemasan sosial, pengakuan diri, dan cinta yang lembut namun tegas. Kombinasi antara estetika visual Jepang dan produksi Korea menciptakan suasana yang terasa global namun tetap personal.
Bagi penonton dan penggemar lokasi syuting, pemilihan tempat ini menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dari sekadar rom-com biasa melainkan pengalaman yang resonan dengan konteks psikologis dan estetik. (Arf)
Baca juga: Would You Marry Me Episode 6 Tayang Jam Berapa? Simak Jadwal Tayangnya di Sini
