Konten dari Pengguna

Sinopsis Film Getih Ireng, Teror Santet yang Diangkat dari Thread Viral

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sinopsis Film Getih Ireng, Foto: Pixabay/willytikoaluphotograp0
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sinopsis Film Getih Ireng, Foto: Pixabay/willytikoaluphotograp0

Sinopsis film Getih Ireng menjadi topik yang paling banyak dibicarakan, khususnya di kalangan penggemar film horor lokal yang menantikan kisah penuh ketegangan.

Antusiasme penonton semakin meningkat karena film ini digadang-gadang menghadirkan perpaduan antara horor mistis dan konflik keluarga yang menegangkan.

Sinopsis Film Getih Ireng

Ilustrasi Jumpscare dalam Film Getih Ireng, Foto: Pixabay/geralt

Berikut adalah sinopsis film Getih Ireng, berdasarkan informasi dari situs imdb.com.

Film Getih Ireng memiliki judul internasional Black Blood, merupakan film horor Indonesia karya sutradara Tommy Dewo yang resmi tayang pada 16 Oktober 2025.

Ceritanya berpusat pada Rina (diperankan oleh Titi Kamal) dan Pram (diperankan oleh Darius Sinathrya), yang merupakan pasangan muda yang baru menikah dan berencana membangun keluarga baru di Wonosobo.

Sayangnya, kebahagiaan Rina dan Pram berubah menjadi mimpi buruk ketika Rina mengalami keguguran berulang yang ternyata berkaitan dengan makhluk gaib menyerupai kakek tua bernama Getih Ireng.

Getih Ireng merupakan sosok entitas jahat yang diyakini menyerang darah dan keturunan manusia. Kisah menyeramkan ini diangkat dari utas viral di platform X (sebelumnya Twitter) karya akun @JeroPoin.

Thread tersebut dikenal luas karena nuansa misterinya yang gelap dan menegangkan hingga menginspirasi Hitmaker Studios untuk mengangkatnya ke layar lebar.

Berbeda dari cerita aslinya, versi film Getih Ireng menambahkan unsur emosional dan simbolisme seputar trauma, kehilangan, serta kutukan turun-temurun yang membelenggu keluarga.

Alur kisah film tidak hanya menawarkan jumpscare semata, tetapi juga membawa penonton menyelami sisi psikologis dari teror mistik yang berpadu dengan tragedi kehidupan rumah tangga.​

Selain Titi Kamal dan Darius Sinathrya, film ini juga menampilkan Sara Wijayanto sebagai karakter spiritual bernama Mawar, serta aktor senior Nungki Kusumastuti dan Egy Fedly yang memperkuat nuansa mistis film ini.

Sentuhan sinematografi kelam dan penggunaan suara Dolby Surround 7.1, membuat film Getih Ireng menampilkan suasana mencekam khas pedesaan Jawa Tengah.

Proses syuting dilakukan di Solo, Jawa Tengah, untuk memperkuat atmosfer lokal yang sarat akan kepercayaan tradisional terhadap praktik ilmu hitam.​

Sebagai kelanjutan tren film horor Indonesia berbasis kisah nyata dan thread viral, film Getih Ireng mendapat sambutan positif dengan penilaian 7.6 di IMDb.

Film ini dianggap sukses memadukan horor rakyat dengan narasi kontemporer yang menghadirkan kritik tersirat terhadap warisan spiritualitas kelam dan kekuatan mistik lintas generasi.

Melalui sinopsis film Getih Ireng, penonton diajak menelusuri kisah menyeramkan antara kenyataan dan dunia gaib. Jangan lewatkan penayangannya di bioskop dan rasakan sendiri ketegangan yang membuat jantung berdebar di setiap adegannya. (Fikah)

Baca juga: Sinopsis Pesugihan Sate Gagak dan Daftar Pemainnya