Pemula dalam Debat? Ini Tips Sukses Memulai Debat!

Department of Communication Science, Pamulang University
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sophia Marsya Sevani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Debat merupakan interaksi verbal antara dua atau lebih individu yang memiliki pandangan berbeda terhadap suatu isu atau topik. Debat merupakan kegiatan bertukar pikiran antara dua orang atau lebih yang masing-masing berusaha mempengaruhi orang lain untuk menerima gagasan yang disampaikan. Menurut Wiyono (tt:4) menyatakan bahwa debat merupakan kegiatan bertukar pikiran antara dua orang atau lebih yang masing-masing berusaha mempengaruhi orang lain untuk menerima usul yang disampaikan. Untuk mengikuti dan memulai kegiatan debat tidaklah mudah untuk sebagian orang, terkhusus bagi pemula yang baru ingin mencoba atau mengikuti kegiatan debat. Ada unsur-unsur penting yang perlu dipahami dalam debat seperti sistem debat, mosi atau isu yang diperdebatkan, hingga gaya bicara yang digunakan dalam debat. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk kalian yang baru ingin mengikuti kegiatan debat: 1. Pahami konsep debat Sebagai langkah paling utama sebelum memulai debat formal, mereka harus dapat paham terlebih dahulu apa itu debat, bagaimana proses dan cara kerjanya, serta komponen-komponen yang ada di dalamnya. Komponen-komponen tersebut di antaranya format debat, mosi atau pokok masalah dalam debat, hingga aturan yang berlaku selama debat berlangsung. Apabila telah memahami konsep debat sebelum memulai debat, maka proses debat akan berlangsung dengan lebih efektif. 2. Lakukan riset dan kumpulkan informasi Melakukan riset terhadap mosi sebelum melakukan debat akan sangat membantu tim selama proses debat berlangsung. Pastikan informasi yang dikumpulkan sesuai dengan posisi tim milik Anda, apakah tim dengan posisi afirmatif, negatif, atau netral. 3. Susun argumen berdasarkan informasi yang didapat Susun argumen secara urut sesuai dengan informasi yang telah dikumpulkan. Pastikan argumen yang akan digunakan tidak keluar dari konteks sehingga tidak menjadi boomerang bagi tim. Hindari juga argumen repetitif atau argumen yang berulang-ulang dan sebisa mungkin untuk tidak menggunakan argumen yang terlalu umum. 4. Latih public speaking dan gaya debat milik Anda Latih gaya bicara dan gaya debat milik Anda sehingga saat debat berlangsung kita tidak merasa tertekan. Latih ekspresi wajah, gaya tubuh, dan intonasi suara agar mendukung argumen saat berdebat. 5. Lakukan simulasi debat Ajak teman atau rekan Anda untuk melakukan simulasi debat. Dalam simulasi, latih cara untuk menyanggah argumen tim lawan sekaligus melatih pikiran untuk berpikir kritis dan logis terhadap pertanyaan yang mungkin tidak terduga. Selama simulasi, gunakan timer untuk melatih diri agar dapat terbiasa dengan batas waktu bicara sehingga saat debat berlangsung Anda tidak kaget. Saat simulasi debat, latih juga untuk menjaga sportivitas, etika, dan emosi selama berdebat. 6. Lakukan evaluasi Evaluasi semua rangkaian langkah-langkah yang telah Anda lakukan. Minta masukkan dari guru atau teman terhadap kekuasaan dan kelebihan yang ada selama simulasi debat berlangsung. Demikianlah beberapa tips yang dapat digunakan bagi kalian yang si pemula yang baru ingin mengikuti kegiatan debat. Hindari kesalahan-kesalahan umum dalam debat seperti penggunaan argumen repetitif dan menyerang personal tim lawan. Selalu junjung tinggi sportivitas, etika, dan emosi selama proses debat berlangsung.
