Konten Media Partner

Petani di Sukabumi Olah Tulang dan Kulit Lele Jadi Kerupuk

Sukabumi Updateverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerupuk kulit lele yang diproduksi kelompok usaha Anugerah Tani MTT Foundation, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Oksa BC.
zoom-in-whitePerbesar
Kerupuk kulit lele yang diproduksi kelompok usaha Anugerah Tani MTT Foundation, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Oksa BC.

SUKABUMIUPDATE.com - Mendengar nama pecel lele pasti sudah tak asing di telinga anda, bukan? Tapi kalau kerupuk lele? Ya, makanan renyah tersebut diproduksi Kelompok Usaha Anugerah Tani MTT Foundation di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Ada dua jenis kerupuk yang dibuat kelompok ini, pertama berbahan dasar tulang ikan lele. Tulang lele direbus kemudian dihancurkan dan dicampur dengan tepung tapioka dan rempah-rempah seperti merica, ketumbar, dan lain sebagainya.

"Setelah dicampur, proses selanjutnya adalah dikukus kemudian didiamkan sampai dingin lalu diiris tipis dan dijemur sampai kering. Lalu digoreng menggunakan minyak panas bersuhu sekitar 180 derajat," ujar Pembina Kelompok Usaha Anugerah Tani MTT Foundation, Maman Mulyana, kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (21/9/2019).

Sementara, kerupuk kedua berbahan dasar kulit lele. Cara mengolah kulit lele ini tak jauh berbeda dengan langkah pengolahan kerupuk tulang lele.

Kulit ikan lele yang telah dibersihkan kemudian dijemur lalu ditambah rempah-rempah seperti merica, ketumbar, dan lain sebagainya.

"Setelah dicampur proses selanjutnya dijemur sampai kering, kemudian dibentuk sesuai ukuran. Lalu digoreng menggunakan minyak panas dengan suhu sekitar 180 derajat dan bisa langsung disajikan," kata Maman.

Saat ini, produk kerupuk tulang dan kulit lele tersebut telah dipasarkan melalui online maupun dijual secara langsung ke konsumen. "Di jual di pasar Cisaat, warung, bahkan online. Harganya variatif dari harga kemasan Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu," pungkas Maman.