Jalan Rusak dan Berlumpur, Siswa SD Harus 'Nyeker' saat ke Sekolah

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan Siswa Sekolah Dasar Negeri Kekenceng, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi nampak kecewa melihat kondisi akses jalan menuju sekolahnya yang becek dan berlumpur. Kondisi Jalan Kampung Kekenceng sangat menganggu aktivitas para siswa, terutama saat berangkat dan pulang sekolah.
Para siswa harus melepas dan menenteng alas kaki agar tidak terkena lumpur. Alhasil, mereka lebih memilih bertelanjang kaki saat melalui jalanan berlumpur karena tidak ada akses jalan lain.
"Sengaja sendalnya dilepas, biar enggak kotor karena jalan aspalnya sudah tinggal tanah," kata Sifa Nur Afifah seorang murid SD yang baru berusia 8 tahun ini.
"Jadi kalau dilepas, alas kakinya tetap bersih. Pas datang kerumah, enggak kena marah ibunya kan masih bersih," tambah Sifa.
Informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, Jalan Kampung Kekenceng berada merupakan aset dibawah pengelolaan Desa Selawangi dan Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja. Sebelumnya, Jalan Kekenceng sudah beraspal.
"Sebelumnya, jalan tersebut sudah ada pengaspalan sekitar 4 tahun lalu. Itu pun didanai Pemdes Pasirhalang," ujar Barma (49 tahun) warga sekitar.
Barma sangat menyayangkan minimnya perhatian pemerintah desa terhadap kondisi Jalan Kampung Kekenceng. Apalagi, akses jalan ini banyak digunakan anak-anak untuk berangkat sekolah.
"Jalannya becek dan licin. Harus secepatnya diperbaiki," tutur Barma.
