Food & Travel
·
19 September 2020 12:52

Sate Gurita, Olahan Khas dari Pesisir Ujung Genteng, Sukabumi

Konten ini diproduksi oleh Sukabumi Update
Sate Gurita, Olahan Khas dari Pesisir Ujung Genteng, Sukabumi (70640)
Olahan sate gurita dari pesisir Ujung Genteng Sukabumi | Sumber Foto:Ragil Gilang
SUKABUMIUPDATE.com - Tak lengkap rasanya bila Anda berkunjung ke kawasan Pantai Ujung Genteng Sukabumi, namun belum mencoba olahan yang satu ini.
ADVERTISEMENT
Sembari menikmati keindahan pantai selatan Sukabumi, Anda dapat mencoba sate gurita. Warga di pesisir pantai menyebutnya dengan nama guripa.
Selain dijadikan sate, biota laut ini sebenarnya dapat diolah dengan cara ditumis. Tapi sejumlah warga merekomendasikan agar gurita tersebut diolah dengan cara disate.
"Akan terasa lebih lezat dan gurih kalau dibikin sate dengan cara dibakar, selain ditumis atau olahan lainnya," ucap Siti Aisah, warga Kecamatan Ciracap kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (19/9/2020).
Sate Gurita, Olahan Khas dari Pesisir Ujung Genteng, Sukabumi (70641)
Gurita yang siap diolah menjadi sate.
Cara pengolahan gurita ini sangat sederhana. Siti menuturkan, sebelumnya gurita harus dicuci hingga bersih. Kemudian, gurita yang telah dicuci tadi direbus selama 10 menit agar dagingnya terasa empuk. Setelah direbus, gurita tinggal dipotong sesuai selera.
"Setelah dipotong-potong, masukan ke dalam wadah yang sudah terisi tumbukan bawang putih, penyedap rasa, garam, dan kecap manis. Lalu direndam sejenak sambil perlahan dimasukan ke dalam tusuk sate," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Siti mengatakan, proses pembakaran berkisar 40 hingga 50 menit saja. Saat sate gurita sudah setengah matang, jangan lupa lumuri mentega. Barulah bila terlihat sudah matang, sate gurita dapat diangkat dan siap disajikan.
"Sediakan sambel bumbu cobek, sambel kecap manis pedas, atau bumbu kacang tergantung selera untuk menambah kelezatannya," pungkas Siti.