Cerita Peserta Asal Sulawesi Tengah Ikuti Ujian CPNS di Mamuju

Hari ini, Rabu (19/2), memasuki hari ketiga pelaksanaan ujian bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju yang dilaksanakan di SMP 2 Mamuju.
Tercatat, sebanyak 4.423 peserta ujian akan memperebutkan 90 kuota formasi CPNS yang dibuka Pemkab Mamuju. Tak hanya peserta dari Sulawesi Barat, ujian CPNS Pemkab Mamuju ini juga banyak diikuti peserta dari luar Sulbar.
Salah satunya, Medi. Warga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, ini sengaja datang ke Mamuju hanya untuk mengikuti ujian CPNS.
Alumni Universitas Tadulako (Untad) Palu tersebut mengaku penerimaan CPNS di Palu hanya terbuka bagi formasi guru dan tenaga kesehatan saja. Sedangkan jurusannya, yakni pertanian tidak ada karena kuota sudah penuh.
"Penerimaan CPNS di Palu rencananya bulan September tahun ini. Tapi kuota jurusan pertanian sudah penuh, sedangkan di Mamuju 20 orang yang diterima. Makanya saya memilih di Mamuju karena peluangnya besar," kata Medi, Rabu (19/20).
Ia mengaku tercatat sebagai honorer di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala, Sulteng, sejak 5 tahun lalu. Namun Medi tak mau melewatkan kesempatan untuk mengikuti pendaftaran CPNS selagi usianya belum melewati 35 tahun sebagai syaratnya.
Medi bertolak dari Kabupaten Donggala, Sulteng, menuju Mamuju, Sulbar, pada Sabtu (15/2) pukul 09.00 WITA dan tiba di Mamuju pukul 17.30 WITA. Medi berangkat bersama rekannya, Arpa, berboncengan sepeda motor yang juga akan mengikuti ujian CPNS.
Arpa mengaku mencoba peruntungan dengan mengikuti ujian CPNS di Mamuju. Menurutnya, sudah beberapa kali dia mengikuti ujian CPNS, namun belum lulus. Ia tak lantas putus asa dan terus berusaha untuk mewujudkan mimpinya menjadi PNS.
"Besar harapan saya bisa lulus di Mamuju karena sudah ada pengalaman beberapa kali mengikuti ujian," ujarnya.
Sekadar diketahui, pelaksanaan ujian CPNS Pemkab Mamuju dibagi 5 sesi per hari. Setiap sesi diikuti peserta sebanyak 150 orang.
Untuk komputer, panitia menyiapkan 160 unit, termasuk 10 unit komputer sebagai cadangan. Pelaksanaan ujian CPNS ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan Satpol PP.
