Heboh Aksi Pesulap Desa di Sulbar Kubur Diri Hidup-hidup 24 Jam Ditemani Kucing
ยทwaktu baca 2 menit

Aksi menantang maut dilakukan seorang pria yang akrab dipanggil Ali Jenk di Desa Dakka, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai rangkaian memeriahkan HUT ke-77 RI.
Tak tanggung-tanggung, Ali Jenk yang juga kerap dipanggil seniman gila atau pesulap desa itu melakukan aksi kubur diri selama 24 jam bersama kucing kesayangannya yang diberi nama Teroris.
Aksi itu dilakukan Ali Jenk dari pukul 17.00 WITA pada Minggu (14/8/2022) hingga pukul 17.00 WITA keesokan harinya, Senin (15/8/2022) di areal persawahan.
"Sesuai target (kubur diri) 24 jam," kata Ali Jenk saat dihubungi Sulbar Kini, Jumat (19/8/2022).
Menurut dia, aksi kubur diri tersebut sudah dilakukan kedua kalinya. Ali Jenk pernah melakukan aksi serupa di Mamuju pada tahun 2015 lalu.
Sebelum melakukan aksi menantang maut itu, Ali Jenk sudah membuat pernyataan sikap jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Sudah dua kali. Pernah dikubur di Mamuju pada tahun 2015," ungkapnya.
Ali Jenk mengisahkan, selama berada di liang sedalam 1 meter tersebut, posisinya berbaring layaknya jenazah dengan memiringkan badan sambil bermain dengan kucing kesayangannya.
"Tidak pernah tidur karena penuh lumpur hingga 2 jengkal karena hujan pada malam hari. Awalnya tidak berlumpur, nanti subuh hari ada lumpur karena hujan," tuturnya.
Selama berada di dalam liang lahat, Ali Jenk mengaku sempat memakan makanan kucing karena lupa membawa bekal yang sudah disiapkan. Dia menyatakan aksi tersebut sudah lama direncanakan sebelum pandemi COVID-19.
"Dulu juga pernah aksi bakar diri. Kalau aksi kubur diri ini sempat tertunda karena pandemi COVID-19," sebut Ali Jenk.
Terkait triknya tersebut bakal dibongkar pesulap merah, dia pun malah senang dan menyerahkan sepenuhnya kepada penonton atau netizen.
"Saya lebih senang kalau pesulap merah mau bongkar. Terserah penonton memaknai itu semua," ucapnya.
"Alhamdulillah, ternyata prediksi orang-orang di luar sana tidak benar, bahwa kami akan tewas untuk aksi kubur diri 24 jam bersama seekor kucing. Sampai sekarang masih sehat," pungkas Ali Jenk.
