Kumparan Logo
Konten Media Partner

Usai Terkam Warga, Seekor Buaya di Mamuju Tengah, Sulbar, Ditangkap

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menangkap seekor buaya di Sungai Barakkang, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Warga menangkap seekor buaya di Sungai Barakkang, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa

Seekor buaya yang menerkam seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hasmila (40) hingga tewas di Sungai Barakkang, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil ditangkap warga, Kamis malam (6/8).

Sariful Aklam, warga setempat mengatakan, buaya berukuran 4,3 meter itu ditangkap dengan cara dipancing oleh warga.

"Sekitar pukul 24.00 tadi malam buaya berhasil ditangkap warga, sekitar 200 meter dari lokasi korban diterkam buaya," kata Sariful, Jumat (7/8).

Buaya tersebut kemudian diikat dengan tali tambang lalu diangkut menggunakan mobil pikap dan selanjutnya dibawa ke kantor BPBD Mamuju Tengah.

Sebelumnya, seorang warga bernama Hasmila dilaporkan hilang tenggelam setelah diterkam seekor buaya saat hendak buang air besar di tepi sungai pada Selasa (4/8). Jenazahnya ditemukan dua kilometer dari lokasi dilaporkan tenggelam pada Rabu (5/8).

Menurut Sariful, kejadian warga diterkam buaya merupakan kedua kalinya terjadi di Sungai Barakkang, Mamuju Tengah. Pada tahun 2018, seorang anak laki-laki jadi korban keganasan buaya di sungai tersebut.

"Tahun lalu korbannya anak laki-laki. Sekarang ibu, janda ada lima anaknya," ujarnya.

Buaya sepanjang 4,5 meter itu selanjutnya dibawa ke kantor BPBD Mamuju Tengah. Foto: Dok. Istimewa

Rusli, seorang pawang buaya di Mamuju Tengah menyebutkan, buaya yang ada di Sungai Barakkang dan Sungai Budong-budong berjumlah hingga ratusan ekor. Rusli mengaku pernah mengusulkan ke pemerintah setempat agar buaya di sungai tersebut dicarikan tempat penangkaran.

"Ini kan binatang yang dilindungi pemerintah. Jadi pemerintah harus mencarikan tempat penangkarannya," kata Rusli, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Rusli sempat viral di media sosial atas aksinya menangkap induk buaya dan anaknya di Sungai Budong-budong, Mamuju Tengah. Buaya sepanjang 5 meter itu ditangkapnya dengan cara dipancing dengan umpan seekor ayam.

Rusli juga sempat mendaftar untuk terlibat dalam penangkapan buaya berkalung ban di Palu, Sulawesi Tengah. Namun, hal itu urung dilakukan karena ia mengaku tak mendapat izin dari BKSDA setempat.

kumparan post embed