Kumparan Logo
Konten Media Partner

Warga Polman, Sulbar, Temukan Bayi Perempuan bersama Surat dari Ibunya

SULBAR KINIverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi yang ditemukan warga di Dusun Mirring, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bayi yang ditemukan warga di Dusun Mirring, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa

Warga Dusun Mirring, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan, Sabtu malam (18/4).

Bayi yang diperkirakan berusia empat bulan itu ditemukan di depan rumah warga sekitar pukul 23.17 WITA. Di lokasi penemuan bayi juga ditemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh orang tua bayi tersebut.

Adnan, salah seorang warga setempat, mengatakan saat pertama kali ditemukan warga, bayi tersebut berbalut sarung. Dalam surat yang ditemukan warga itu, diduga sang bayi dibuang oleh orang tuanya karena keterbatasan ekonomi.

"Saat ditemukan, hanya memakai baju seadanya diselimuti sarung dan sepucuk surat," kata Adnan, Minggu (19/4).

Menurutnya, bayi tersebut kemudian dibawa pihak kepolisian ke Puskesmas Binuang.

Ilustrasi kaki bayi. Foto: Shutterstock

Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai, membenarkan adanya penemuan bayi di Dusun Mirring tersebut. Menurut Rifai, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui motif dan pelaku yang diduga tega membuang bayinya tersebut.

"Masih diselidiki dan menelusuri orang tua bayi tersebut," kata Rifai.

Adapun bunyi surat yang ditemukan oleh warga bersama dengan bayi tersebut yakni:

Assalamu Alaikum Wr.Wb

Dengan segala hormat, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena kehadiran anak saya ini.

Ibu/Bapak dengan sangat terpaksa saya menitipkan anak saya untuk dirawat dan dibesarkan oleh bapak/ibu dan keluarga. Karena keterbatasan ekonomi saya, sehingga dengan berat hati hal ini harus saya lakukan demi keselamatan anak saya.

Melalui surat ini saya memohon agar kiranya kehadiran anak saya dapat dirahasiakan dari siapapun, demi kebaikan dan masa depan anak ini.

Di akhir surat, tertulis nama dan tanggal lahir bayi tersebut, Nur Fatimah Azzahra, lahir 27 November 2019.

Sepucuk surat yang ditemukan bersama bayi tersebut. Foto: Dok. Istimewa

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!