KKN UBP Karawang Ajak Anak-Anak Tamansari Belajar Etika dengan Cara Menyenangkan

Seorang Mahasiswa jurusan psikologi semester 7
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nazwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Taman Belajar "Sekolah Ceria" Ajarkan Etika dan Sopan Santun kepada Anak-anak Desa Tamansari

Karawang, 26 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang kembali menyelenggarakan kegiatan Taman Belajar bertema "Sekolah Ceria: Cerdas, Riang, dan Aktif" yang kali ini mengangkat materi pembelajaran Etika dan Sopan Santun. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tamansari dan diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak usia sekolah dasar.
Dalam suasana belajar yang santai dan menyenangkan, para peserta diajak mengenal kembali pentingnya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menuliskan kalimat menggunakan empat kata ajaib: Permisi, Tolong, Maaf, dan Terima kasih.
Dengan bimbingan mahasiswa KKN, anak-anak membuat kalimat sederhana dari keempat kata tersebut, seperti “Permisi, boleh saya lewat?”, “Tolong bantu saya mengangkat ini,” “Maaf ya, saya tadi mendorong,” dan “Terima kasih sudah berbagi.” Aktivitas ini bertujuan untuk membentuk karakter positif, meningkatkan kemampuan komunikasi anak, dan menanamkan nilai-nilai kesopanan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak terbiasa menggunakan kata-kata sopan dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata sederhana seperti ‘maaf’ dan ‘tolong’ bisa menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan saling menghargai,” ujar salah satu mahasiswa KKN yang menjadi fasilitator kegiatan.
Selain membuat kalimat, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi ringan, dan simulasi situasi sosial, agar anak-anak bisa mempraktikkan etika secara langsung.
Program Taman Belajar ini merupakan bagian dari misi KKN UBP Karawang dalam menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter anak. Dengan pendekatan yang riang dan aktif, kegiatan ini diharapkan dapat membekas di hati anak-anak dan menjadi bekal mereka dalam berinteraksi di lingkungan sosial.
