kumparan
6 Desember 2019 14:57

Diego Forlan: Eks 'Gladiator' Tangguh Villarreal dan Atletico Madrid

Diego Forlan saat di Villarreal dan Atletico Madrid
Diego Forlan saat di Villarreal dan Atletico Madrid. Foto: AFP/ARIS MESSINIS dan IAN STEWART
Empat bulan yang lalu, tepatnya 7 Agustus 2019, Diego Forlan berpisah jalan dengan sepak bola. Ya, kita tak akan lagi melihat pria Uruguay itu aktif sebagai pesepak bola profesional.
ADVERTISEMENT
Klub terakhir yang dibela Forlan adalah klub Hong Kong Premier League, Kitchee. Meski memainkan laga terakhirnya pada 13 Mei 2018, pria yang kini berusia 40 tahun itu tak langsung menyatakan pensiun.
Barulah empat bulan yang lalu dia resmi menyatakan pensiun sebagai pesepak bola profesional. Tapi, kalau ngomongin Forlan, kayaknya enggak bakal lengkap tanpa mengenang perjalanan kariernya di La Liga Spanyol.
Jika tak pernah merantau ke 'Negeri Matador', karier Forlan mungkin bakal cepat mati. Atau setidaknya, dia tak akan pernah menjadi tumpuan Timnas Uruguay.
Sebab, eks penyerang Independiente ini tak menemukan ketajamannya ketika tiga musim (2001/02 hingga 2003/04) membela klub Premier League, Manchester United. Dia berdiri di belakang bayang-bayang Ruud van Nistelrooy.
ADVERTISEMENT
Barulah ketika hijrah dari Inggris ke Spanyol, Forlan menjelma bak prajurit perang tangguh. Sebagaimana karakter dalam dua film favoritnya: Gladiator dan Braveheart.
Diego Forlan
Diego Forlan merayakan gol ke gawang Real Madrid saat bermain untuk Villarreal. Foto: AFP/Bru Garcia
Baru semusim membela Villarreal, Forlan langsung membikin gebrakan. Pria kelahiran Montevideo itu menjadi prajurit tertangguh armada Manuel Pellegrini.
Forlan mencetak 25 gol dari 38 laga yang dilakoninya di La Liga. Tak pelak, tak ada satu pun pemain yang mampu menyaingi pencapaiannya hingga dia berhak atas trofi Pichichi. Enggak cuma itu, dia --juga Thierry Henry-- pun berhak atas penghargaan Sepatu Emas Eropa.
Tiga musim (2004/05 hingga 2006/07) menjadi 'torpedo' andalan 'Kapal Selam Kuning', per Transfermarkt, Forlan membukukan 58 gol dan empat assist dari 121 laga lintas kompetisi. Dia juga menyumbangkan trofi Piala Intertoto 2004.
Diego Forlan
Diego Forlan saat masih berbaju Atletico Madrid. Foto: PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP
Forlan lalu berganti 'zirah'. Dia jadi solusi untuk Atletico Madrid yang sempat kebingungan karena kapten tim mereka, Fernando Torres, hijrah ke Liverpool pada musim 2007/08.
ADVERTISEMENT
Los Rojiblancos rela menggelontorkan dana mencapai 21 juta euro demi menjadikan Forlan sebagai 'gladiator' tangguh mereka di lini depan. Forlan membuktikan kualitasnya. Pada musim perdananya saja, dia mampu mencetak 23 gol dari 53 laga lintas kompetisi.
Pada musim kedua, Forlan kembali berhak atas trofi Pichichi usai melesakkan 32 gol di La Liga. Pencapaian ini juga membuatnya kembali berhak menggamit Sepatu Emas Eropa.
Forlan juga mempersembahkan trofi juara kompetisi level Eropa untuk El Atleti. Bedanya, Forlan mempersembahkan gelar yang lebih bergengsi: Liga Europa 2009/10 dan Piala Super Eropa 2010.
Total, menurut Transfermarkt, Forlan tercatat membukukan 96 gol dan 32 assist dari 198 laga lintas kompetisi bersama Atletico Madrid. Dia dinakhodai oleh empat juru taktik berbeda: Javier Aguirre, Abel Resino, Santi Denia (interim), hingga Quique Sánchez Flores.
Diego Forlan
Diego Forlan mengangkat trofi Liga Europa usai memenanginya bersama Atletico Madrid. Foto: AFP/Dani Pozo
Oh, ya, sedikit catatan. Selama membela Villarreal, Forlan tiga kali menjebol gawang Atletico dari enam laga yang dilakoninya di La Liga. Ketika membela Atletico, Forlan mencetak tiga gol dan satu assist dari tujuh laga yang dilakoninya kontra Villarreal di La Liga.
ADVERTISEMENT
Pada pekan ke-16 La Liga musim 2019/20, Atletico Madrid bakal menjamu Villarreal di Wanda Metropolitano. Dalam laga yang akan berlangsung pada Sabtu (7/12/2019) dini hari WIB itu, sudah tak ada lagi Diego Forlan di antara mereka.
Siapa yang bakal menang? Layakkah kita menyebut laga ini sebagai 'Derbi Forlan', mengingat keduanya pernah punya kenangan manis dengan Forlan? Terserahlah. Yang pasti, Diego Forlan telah menjadi mantan terindah bagi keduanya.
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan