Kumparan Logo
Duncan Ferguson
Duncan Ferguson, pelatih interim Everton.

Duncan Ferguson Pernah Lawan Perampok, Perampoknya Masuk Rumah Sakit

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
78
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Duncan Ferguson, pelatih interim Everton. Foto: Action Images via Reuters/Molly Darlington
zoom-in-whitePerbesar
Duncan Ferguson, pelatih interim Everton. Foto: Action Images via Reuters/Molly Darlington

Mesut Oezil dan Sead Kolasinac pernah nyaris jadi korban perampokan di jalanan Kota London pada Juli 2019. Namun akhirnya, dua perampok itu gagal mengeruk harta dua penggawa klub Premier League, Arsenal, tersebut.

Semua berkat Kolasinac yang tampil gagah berani menantang dua begal tersebut. Walau sebenarnya pria asal Bosnia and Herzegovina itu bisa dibilang nekat, sih, karena salah seorang perampok tampak bersenjata tajam.

Namun pada akhirnya, malah dua perampok itulah yang dibikin kocar-kacir oleh Kolasinac. Ckckck... 'Tank' kok dilawan. Rasakan sendiri akibatnya.

kumparan post embed

Tak pelak, banyak orang memuji aksi Kolasinac tersebut. Meski begitu, kalau bicara soal 'pesepak bola Premier League vs perampok', maka ada kisah yang lebih gila dari cerita Kolasinac. Salah satu yang paling terkenal adalah kisah Duncan Ferguson.

Ya, sosok yang kini menjabat pelatih interim Everton itu juga pernah berkelahi dengan perampok semasa masih jadi pemain The Toffees. Bedanya, kalau Kolasinac cuma menggertak, maka Ferguson benar-benar berkelahi secara fisik dengan perampok.

Jadi ceritanya, pada tahun 2001, ada dua perampok yang menyusup ke rumahnya pada malam hari. Sekadar informasi, waktu itu Ferguson tinggal di kawasan Rufford, perbatasan antara Liverpool dan Preston.

Ingat, ada dua perampok. Bukan cuma satu. Namun nyatanya, apa yang malah terjadi pada malam itu?

Dua perampok itu ketahuan oleh Ferguson saat sedang beraksi. Apa Ferguson lari? Enggak. Bersembunyi? Enggak.

Ferguson berani mengajak kelahi dua perampok itu. Sendirian? Kayaknya, sih, begitu karena enggak ada cerita dia dibantu orang lain.

Bagaimana hasil pergelutan itu? Well, kalau menurut laporan BBC, sih, satu perampok bernama Michael Pratt berhasil kabur, sementara satu perampok lagi yang bernama Barry Dawson kurang beruntung.

Hasil perkelahian dengan Ferguson membikin Dawson sampai harus dirawat di rumah sakit selama tiga hari. Tampaknya karena memang cedera si perampok cukup serius. Bayangkan, entah diapain itu si perampok oleh Ferguson.

Pada akhirnya, dua perampok itu juga dijebloskan ke hotel prodeo. Keduanya dijatuhi hukuman 15 bulan penjara.

kumparan post embed

Dan gilanya, itu bukan satu-satunya pengalaman Ferguson berurusan dengan perampok. Dua tahun setelahnya, ketika tinggal di Formby, masih di kawasan Merseyside, rumah Ferguson kembali kemasukan perampok.

Kali ini, perampoknya sendirian. Namanya Carl Bishop. Berani-beraninya dia. Entah cari mati atau kurang literasi ini maling.

Bagaimana akhir ceritanya? Ya, Bishop juga ketahuan oleh Ferguson. Keduanya juga dilaporkan terlibat perkelahian.

Hasilnya, Bishop yang ternyata drug addict itu bernasib sama seperti perampok sebelumnya: Dirawat di rumah sakit. Bedanya, dia cuma dirawat dua hari. Kelewat nekat, sih.

Namun lucunya, Bishop malah sempat mengajukan gugatan balik dengan menuduh Ferguson telah menyerangnya. Meski begitu, Ferguson dinyatakan tak bersalah. Malah Bishop yang dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Duh, ada-ada saja.

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure