Konten dari Pengguna

Ihwal Ide Melantur David Moyes Jelang Laga Manchester United vs Bayern Muenchen

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Spanduk bertuliskan "The Chosen One" dibentangkan pendukung Manchester United di Old Trafford untuk David Moyes. Foto: Alex Livesey
zoom-in-whitePerbesar
Spanduk bertuliskan "The Chosen One" dibentangkan pendukung Manchester United di Old Trafford untuk David Moyes. Foto: Alex Livesey

Dari awal, memang sudah aneh. Masa, iya, takhta Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United diwariskan kepada pria bernama David Moyes?

Masa, iya, Sir Alex yang telah memberi banyak trofi untuk 'Setan Merah' digantikan oleh Moyes yang tak pernah membawa Everton menjuarai apa pun? Kalaupun sebagai pelatih, Moyes punya prestasi, itu hanyalah membawa Preston North End menjuarai Second Division (kompetisi level ketiga Liga Inggris)?

Meski begitu, persetan apa kata publik. Moyes tetap 'The Chosen One'. Sang terpilih.

Hasilnya? Well, jika Sir Alex bisa menukangi Manchester selama 22 tahun (1986-2013), Moyes cuma 10 bulan. Tepat hari ini, 22 April, enam tahun silam, Manchester United memecat sosok yang mulai melatih mereka per 1 Juli 2013.

embed from external kumparan
embed from external kumparan

27 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 15 kekalahan. Itulah total pencapaian Moyes selama melatih Manchester United, baik di Premier League dan juga ajang lain.

Iya, iya. Sosok asal Skotlandia itu juga pernah membawa Robin van Persie dan kolega menjuarai Community Shield. Namun, ayolah. Laga itu terjadi pada 11 Agustus 2013. Artinya, mungkin masih ada sedikit sisa-sisa semangat Sir Alex di sana.

Tim itu ibarat puntung rokok yang sudah lebih pendek dari kelingking. Selama masih ada bara di ujungnya, tetap bisa menciptakan api yang besar jika disundut di tempat tertentu. Namun, tak perlu waktu lama untuk menanti bara itu padam.

David Moyes. Foto: Reuters/Ed Sykes

Samuel Luckhurst, Kepala Penulis Manchester United dalam kolomnya di Manchester Evening News, menulis soal Moyes selama menukangi The Red Devils. Salah satunya tentang keputusan anehnya jelang laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra Bayern Muenchen.

Sudah tahu lawannya raksasa Jerman. Sebuah klub yang mampu membuat orang-orang memelesetkan nama Bundesliga menjadi 'Bayernliga'.

Akan tetapi, si Moyes ini punya ide melantur: Menggelar latihan tim di taman publik. Iya, taman publik yang ada di tengah area Manchester. Taman yang bisa dikunjungi warga lokal.

David Moyes yang kini melatih West Ham United. Foto: REUTERS/Eddie Keogh

Artinya apa? Siapa pun bisa memotret dan merekam kegiatan skuat Manchester United selama latihan itu. Mereka juga bisa mengunggahnya ke media sosial, kalau mau. Artinya lagi, Die Bayern bisa saja membaca taktik dari Moyes.

"Mempraktikkan skema bola mati dan taktik kami di taman publik. Itu aneh. Orang-orang lokal mulai datang dari mana-mana untuk menonton, mengambil foto, dan merekam video kami," tulis Rio Ferdinand di #2Sides, dilansir Manchester Evening News.

"Itu amatiran. Maksudku, mengapa tidak mengirim surel atau DVD ke Bayern sekalian?" lanjutnya.

Ya, Ferdinand masih membela Manchester United saat Moyes melatih. Hasil laga Liga Champions itu sendiri berakhir 1-1. Ketika bertandang ke Allianz Arena, Bayern menang 3-1.

Rio Ferdinand di Manchester United. Foto: AFP/Adrian Dennis

Usai kekalahan itu, Danny Welbeck dan Tom Cleverley kedapatan keluar sampai jam 3 subuh. Seolah-olah, Moyes seperti tak punya kendali atas skuatnya.

Ayolah, mau kalah atau menang atau seri, apakah pelatih klub sepak bola profesional bakal mengizinkan pemainnya melakukan itu? Kelayapan sampai jam 3 subuh? Ah, yang benar saja.

Laga di Allianz Arena itu terjadi pada 9 April 2014. Ya, 13 hari setelahnya, David Moyes dipecat. Dirinya sungguh 'The Chosen One'. Bukan dalam konteks pelatih, tetapi mungkin pelawak.

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure