Kumparan Logo
Jefferson Lerma berkostum Bournemouth
Jefferson Lerma berkostum Bournemouth.

Jefferson Lerma si 'Raja' Kartu Kuning Premier League Era Kiwari

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
72
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jefferson Lerma (kanan) berkostum Bournemouth. Foto: REUTERS/David Klein
zoom-in-whitePerbesar
Jefferson Lerma (kanan) berkostum Bournemouth. Foto: REUTERS/David Klein

Jika Jefferson Lerma adalah sebuah magnet, maka niscaya benda yang bakal menempel di tubuhnya bukanlah besi atau logam, melainkan kartu kuning. Ya, gelandang AFC Bournemouth itu kini telah menjelma sebagai 'raja' kartu Premier League era kiwari.

Berapa banyak, sih, jumlah kartu kuning yang sudah dikoleksinya? Untuk musim ini, sih, dia 'baru' mengoleksi sembilan kartu kuning, sama seperti Jorginho dan Luka Milivojevic.

Namun, Lerma unggul satu kartu merah dibandingkan dengan gelandang Chelsea dan Crystal Palace itu. Ya, gelandang Kolombia itu diganjar dua kartu kuning yang kemudian berujung pada kartu merah di laga Premier League kontra Aston Villa, Sabtu (1/2/2020).

Ayo, Jorginho dan Milivojevic jangan mau kalah. Tetap berjuang agar dikartu merah juga! Eh...

embed from external kumparan

The Telegraph melansir bahwa Lerma adalah pengoleksi kartu kuning terbanyak di Premier League dalam 1,5 musim terakhir. Ingat, musim 2019/20 belum berakhir, tetapi sejak didatangkan The Cherries pada awal musim 2018/19, Lerma telah mengoleksi 21 kartu kuning di Premier League (52 laga).

Tidak ada pemain lain yang mampu menyamai 'prestasinya' itu. Sebetulnya, sih, jumlah kartu kuning tersebut sama dengan jumlah yang dikoleksi oleh mantan rekan setimnya, Steve Cook; dan bek Manchester United; Harry Maguire.

Namun, baik Maguire maupun Cook --yang kini membela Brighton & Hove Albion-- butuh setidaknya menghabiskan 4,5 musim di Premier League untuk mengumpulkan 21 kartu kuning, sedangkan Lerma butuh waktu yang 'lebih singkat'. Keras.

Jefferson Lerma berkostum Bournemouth. Foto: REUTERS/Chris Radburn

Lantas, bagaimana tanggapan Eddie Howe selaku juru taktik Bournemouth? Well, Howe merasa bahwa beberapa ganjaran kartu kuning terhadap pemain 25 tahun itu pada musim ini dirasa terlalu berlebihan.

"Saya pikir beberapa hukuman [kartu kuning] musim ini sangat keras. Saya pikir, pemain lain tidak menerima hukuman yang sama dengan yang diterimanya," kata Howe, dilansir The Telegraph.

"Sayangnya, Jeff telah menempatkan dirinya dalam posisi itu (pemain yang kasar) dan saya pikir sangat sulit untuk mengubah pendapat orang. Saya pikir wasit sedang mengawasinya," lanjutnya.

Khusus di laga kontra Aston Villa, pelatih 42 tahun itu berujar bahwa ada pemain lain yang membuat pelanggaran serupa dengan Lerma, tetapi tidak dikartu kuning, apalagi diganjar kartu merah.

Jefferson Lerma (kanan) berkostum Bournemouth. Foto: Reuters/Matthew Childs

Lantas, apakah Howe punya siasat untuk 'menjinakkan' Lerma? Well, kalau dari jawabannya, sih, tampaknya tidak.

"Aku ditanyai hal yang sama tentang Harry Arter sepanjang kariernya. Bagaimana Anda bisa mengubah pemain yang mungkin kekuatan terbesarnya adalah itu (bermain keras)? Bagaimana Anda bisa mengubahnya menjadi seseorang yang bukan dirinya?" jawab Howe.

"Ini jelas bukan sesuatu yang kami inginkan dan kami jelas tidak ingin dia (Lerma) dikeluarkan dari permainan karena itu merugikan kami, tetapi Anda tidak dapat mengambil kekuatannya," sambungnya.

Eddie Howe di sebuah laga Piala FA. Foto: Reuters/Carl Recine

Siapa itu Harry Arter? Gelandang 3o tahun itu adalah pemain yang sejak 2010 hingga sekarang masih terikat kontrak dengan Bournemouth. Namun, sudah dua musim ini, dia dipinjamkan ke klub lain: Cardiff City (2018/19) dan Fulham (2019/20).

Arter juga seorang 'kolektor' kartu kuning. Selama tiga musim membela Bournemouth di Premier League, Arter membukukan 22 kartu kuning dan satu kartu merah dari 69 laga. Hmm... Tampaknya, sih, Lerma bakal menyamai pencapaiannya sebelum laganya yang ke-69.

Jefferson Lerma (kanan) berkostum Bournemouth. Foto: Reuters/Andrew Boyers

Well, kalau Howe sendiri mengaku tak bisa mengontrol Lerma, ya, apa boleh buat? Artinya, dia bakal tetap menjadi salah satu pemain tergarang di Premier League.

Untuk pesepak bola lain di Premier League, ya, semoga kaki dan badan kalian baik-baik sajalah jika harus berhadapan dengan Lerma.

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure