kumparan
search-gray
Bola & Sports10 Maret 2020 17:13

Petuah untuk Tanguy Ndombele: Lari, Lari, Lari!

Konten kiriman user
Petuah untuk Tanguy Ndombele: Lari, Lari, Lari! (843255)
Gelandang Tottenham Hotspur, Tanguy Ndombele. Foto: Ben STANSALL / AFP
Jose Mourinho tak bisa memendam kekecewaannya terhadap Tanguy Ndombele. Bagi pelatih asal Portugal itu, si gelandang Prancis tak bermain maksimal saat Tottenham Hotspur diimbangi Burnley 1-1 di pekan ke-29 Premier League 2019/20.
ADVERTISEMENT
"Saya pikir seseorang (Ndombele) mesti sadar bahwa ini adalah Premier League, ini pengalaman baru, ini adalah pertama kalinya dia bermain di Burnley. Saya harap musim depan dia tampil fantastis karena saat ini dia belum seperti itu," imbuhnya.
Musim ini boleh jadi musim perdana Ndombele di Premier League. Namun, masa dia enggak tahu, sih, siapa Mourinho itu? Berani-beraninya dia main 'malas-malasan'.
Waktu masih di Inter Milan, Mourinho pernah kesal betul dengan Mario Balotelli yang bermain malas-malasan. Eh, sekarang, dia ketemu lagi dengan pemain macam Ndombele. Wah, kalau enggak berubah, siap-siap tersingkir, deh.
Ternyata, ada orang yang memiliki pandangan serupa dengan The Special One ihwal pemain yang diboyong Spurs dengan mahar lebih dari 50 juta poundsterling itu. Dia adalah Jamie Carragher yang kini seorang pundit sepak bola.
ADVERTISEMENT
"Pergerakan tanpa bolanya (off the ball) memalukan. Saat memegang bola, dia sangat bagus. Namun saat sedang tak memegang bola, Anda tidak bisa percaya apa yang Anda lihat," ujar Carragher.
"Jika Anda melihat statistiknya di babak pertama, dia adalah salah satu pemain terbaik Tottenham ketika memegang bola. Dia sangat jarang kehilangan bola," lanjutnya.
Petuah untuk Tanguy Ndombele: Lari, Lari, Lari! (843256)
Tanguy Ndombele di laga melawan Burnley. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Oke, kalau mau adil, bek legendaris Liverpool itu ada benarnya. Saat di babak pertama kontra Burnley, per WhoScored, Ndombele mampu melakukan dua dribel sukses dari tiga kali percobaan.
Tingkat akurasi umpannya pun mencapai 87% (26 umpan akurat dari 30 kali percobaan). Meskipun, ya, tercatat pula bola dua kali berhasil direbut lawan darinya.
Terlebih, Ndombele ditempatkan sebagai gelandang bertahan poros ganda bersama Oliver Skipp dalam formasi dasar 3-4-2-1 di laga tersebut. Jadi semestinya, pergerakan tanpa bolanya bisa lebih gesit.
ADVERTISEMENT
"Namun, dia tidak melakukan satu pun sprint selama 45 menit dan menjadi pemain tercepat ke-10 di laga itu. Jose Mourinho bilang dia tidak mendapat umpan dari bek tengah, dia tidak meminta bola. Dia menerima dua umpan dari belakang," kata Carragher.
"Dia berjalan dan tidak bergerak sampai bola mendekatinya. Dia suka memberi tahu orang lain apa yang harus dilakukan. Dia bersembunyi, hingga salah satu dari tiga bek tengah harus melangkahinya untuk mengirim bola panjang dan seringnya berbuah kehilangan penguasaan bola," sambungnya.
Petuah untuk Tanguy Ndombele: Lari, Lari, Lari! (843257)
Tanguy Ndombele beraksi di laga melawan Juventus. Foto: Dok. Tottenham Hotspur F.C.
Nah, 'kan. Pantas jika dia langsung diganti di babak kedua. Oh, iya. Selaku gelandang bertahan, Ndombele juga tidak sekalipun melepas tekel dan intersep. Hanya satu sapuan. Enggak sekalian ngepel, mas?
ADVERTISEMENT
"Dia terlalu sering berdiri, menandai dirinya sendiri dan tidak mencari bola. Oliver Skipp selalu bergerak dan berusaha menemukan sudut," sebut Carragher.
Well, Ndombele mungkin lebih suka jadi model maneken, alih-alih pemain sepak bola. Bagi Carragher, permainan malas Ndombele tak cuma di laga kontra Burnley. Dia mengeklaim sudah memerhatikan si gelandang 23 tahun sepanjang musim 2019/20.
"Dia nyaris mengingatkan saya ketika bermain dengan anak-anak di sekolah. Mereka hanya ingin bermain sepak bola ketika mendapat bola. Dia memiliki kualitas murni saat memegang bola. Namun, entah dia enggak bisa lari atau enggak mau lari," jelas pria 42 tahun itu.
Petuah untuk Tanguy Ndombele: Lari, Lari, Lari! (843258)
Mourinho memberi instruksi kepada pemain Dele Alli dan Tanguy Ndombele di sesi latihan. Foto: THFC
"Dia tidak suka berlari atau bertahan, dan semuanya tampak seperti dia jogging atau berlari seperti orang tua. Ketika bola datang kepadanya, dia menjadi hidup. Itu tidak cukup," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Ah, mungkin Ndombele pas masih kecil tak pernah nonton Captain Tsubasa yang lirik lagu soundtrack-nya ada "Lari, lari, lari! Tendang dan berlariii~"
Jose Mourinho hingga para penggemar Spurs pastinya begitu mengharapkan Ndombele bermain maksimal. Label harga jelas jadi patokan ekspektasinya. Namun terlepas dari nilai poundsterling, siapa pun yang malas siap-siap saja tertendang dari skuat.
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.
Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white