Sosok Asing di Anfield Itu Bernama Angelino

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

Laga Liverpool kontra Manchester City pada Minggu (10/11/2019) malam WIB berlangsung cukup seru. Total empat gol tercipta dalam laga yang dimenangi The Reds dengan skor 3-1 itu.
Tiga gol pasukan Juergen Klopp dicetak oleh Fabinho (6'), Mohamed Salah (13'), dan Sadio Mane (51'). Sementara itu, gol balasan skuat asuhan Pep Guardiola datang dari Bernardo Silva (78').
Namun, selain deretan nama para pencetak gol di atas, ada satu nama lagi yang mestinya juga layak dibicarakan. Namanya adalah Jose Angel Esmoris Tasende, atau yang lebih akrab disapa Angelino.
Di antara semua pemain yang diturunkan kedua tim pada laga pekan ke-12 Premier League itu, bek kiri kelahiran Coristanco, Spanyol, itu adalah satu-satunya pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer Stadion Anfield.
Tak tanggung-tanggung, ia jadi starter dan main penuh dua babak pula. Dengan begini, Angelino sudah turun laga sebanyak enam kali di lintas kompetisi musim ini.
Siapa, sih, sebenarnya Angelino itu?
Jadi begini, pemain berusia 22 tahun itu sebenarnya adalah produk binaan klub Spanyol, Deportivo La Coruna. Ia menimba ilmu di akademi Super Depor dari tahun 2007 hingga 2013, usai belajar di sekolah sepak bola Luis Calvo Sanz de Carballo selama 2001-2007.
Nah, pada 8 Juli 2012, Angelino menandatangani kontrak empat tahun dengan Manchester City. Namun, transfernya itu baru berlaku efektif pada Januari 2013. Sejak saat itu, ia banyak menghabiskan waktu bermain di tim cadangan dan U-18 City.
Hmm... Tapi, kenapa selama ini namanya kurang terdengar, ya?
Nama Angelino kurang familiar karena dia lebih sering dipinjamkan ke klub lain. Dirinya baru jadi pemain reguler City per musim ini.
Pada tahun 2015, Angelino dipinjamkan ke New York City FC yang berkompetisi di Major League Soccer (MLS). Asal tahu saja, klub yang bermarkas di The Bronx itu masih satu holding company dengan City.
Angelino baru melakoni debut untuk tim utama The Citizens dalam laga kontra Aston Villa di Piala FA pada 30 Januari 2016. Dalam laga yang dimenangi City dengan skor 4-0 itu, ia masuk pada menit 81 menggantikan Gael Clichy.
Pada musim 2016/17, Angelino dipinjamkan ke Real Mallorca yang bermain di kompetisi level kedua Spanyol. Bermain 17 kali sebagai bek dan gelandang kiri, ia sukses mencatatkan 2 assist.
Lantas, apa yang membikin Guardiola musim ini memercayakannya di tim utama City?
Nah, selama dua musim berturut-turut, 2017/18 hingga 2018/19, Angelino dipinjamkan ke dua klub Eredivisie: NAC Breda dan PSV Eindhoven. Ia sama sekali tidak pernah absen di total 68 laga Eredivisie selama dua musim itu.
Di Eredivisie, ia mencatatkan 3 gol dan enam assist untuk NAC Breda. Sementara untuk PSV, ia mencetak 1 gol dan 10 assist. Mental dan konsistensi performanya kian terbentuk.
Kamu mungkin bisa bilang bahwa NAC Breda adalah klub kacangan di Belanda, tetapi tidak dengan PSV, toh? Artinya, Angelino sudah ada pengalaman bermain di klub medioker dan klub unggulan.
Oke, oke, tapi tetap saja menjadikannya starter di laga tandang kontra Liverpool terlalu berisiko, bukan?
Ya, apa boleh bikin? Di balik potensi yang dimiliki Angelino, Guardiola sebenarnya enggak punya pilihan lain. Benjamin Mendy kurang fit dan Oleksandr Zinchenko masih cedera.
Jadilah, juru taktik berdarah Catalunya itu memainkan Angelino pada laga kontra Liverpool di Anfield semalam. Hasilnya? Ya, meski kita tahu Manchester City kalah 1-3, tetapi coba kita analisis lagi, deh.
Dua gol pertama Liverpool diawali oleh serangan yang dibangun dari sisi kanan pertahanan City. Siapa yang bertanggung jawab di area itu? Kyle Walker. Well, ini orang kayaknya mending jadi kiper sajalah.
Sementara itu, hanya gol ketiga Liverpool yang berawal dari umpan di sisi kiri pertahanan City, tempat Angelino beroperasi. Sudah begitu, Angelino pun berkontribusi atas gol Bernardo Silva. Umpan silang datarnya disambar oleh gelandang Portugal itu untuk dikonversi jadi gol.
Jadi intinya, Angelino tak bisa dikambinghitamkan atas kekalahan City semalam. Dan masih ada kemungkinan ia bisa berkembang lebih baik di bawah asuhan Guardiola.
-----
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

