Kumparan Logo
Jose Mourinho, pelatih Tottenham Hotspur
Jose Mourinho, pelatih Tottenham Hotspur.

Tottenham vs Liverpool: Jose Mourinho Bocorkan Taktiknya Sendiri?

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
81
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jose Mourinho: "Duh, taktik gua ketahuan, nih". Foto: REUTERS/Chris Radburn
zoom-in-whitePerbesar
Jose Mourinho: "Duh, taktik gua ketahuan, nih". Foto: REUTERS/Chris Radburn

Duel seru bakal tersaji di pekan ke-22 Premier League 2019/20 ketika Tottenham Hotspur menjamu Liverpool di kandang sendiri. Bisakah Jose Mourinho memimpin anak asuhnya menjungkalkan pasukan Juergen Klopp?

Soalnya begini, dalam enam laga terakhir sejak Desember 2019, The Reds hobinya menang terus. Enggak peduli kompetisinya apa atau mainnya di mana, hasilnya menang terus.

Enggak matinya, enggak ada bosan-bosannya. Sudah layak ganti nama jadi Liverpool Menang FC, belum?

Bahkan tim 'B' Liverpool juga jago. Foto: REUTERS/Phil Noble

Sementara itu, kayaknya Jose Mourinho lagi pening. Ya iyalah, karena dari enam laga teranyar di lintas ajang, The Lilywhites hanya dua kali menang, sisanya dua kali kalah dan dua kali seri.

Bahkan beberapa hasil tanpa kemenangan itu direngkuh mereka pada tiga laga terakhir. Ckckck... Kirain Spurs betulan jago selama dipegang Mourinho.

Harrye Kane cedera, Jose Mourinho: "Cepat sembuh, ya!". Foto: Reuters/Carl Recine

Jadi, meski nantinya laga pada Minggu (12/1/2020) dini hari WIB itu bakal berlangsung di London Utara, jangan heran kalau malah Liverpool yang bakal membawa pulang poin tiga. Terlebih, Klopp juga semestinya sudah bisa menebak bagaimana taktik Mourinho.

Untuk tahu soal itu, Klopp dan para staf pelatih Liverpool enggak perlu repot-repot nonton video pertandingan Spurs. Ngapain? Ngabisin kuota saja.

Cukup baca atau dengarkan lagi pernyataan Mourinho yang mengomentari laga Manchester United kontra Liverpool pada 20 Oktober 2019. Pada waktu itu, kapasitas pria Portugal itu adalah sebagai pundit.

Rasain, Mourinho. Kebanyakan omong, sih. Eh... Tapi itu memang tugasnya sebagai pundit, sih, ya.

Jose Mourinho: "Sialan. Mulutku harimauku". Foto: REUTERS/Ian Walton

"Karena dia (Juergen Klopp) tidak pernah mengalahkan Manchester United di Old Trafford. Kurasa dia tidak suka menunya. Dia suka daging, tetapi malah dapat ikan, sehingga dia tidak senang," ujar Mourinho kala itu di studio Sky Sports, dilansir The Independent.

Ucapan Mourinho --yang pernah membesut Manchester United-- itu jelas mengomentari perasaan Klopp yang harus menerima kenyataan bahwa Sadio Mane dan kolega hanya bermain imbang 1-1 dalam laga yang berlangsung di Old Trafford itu.

Praktis, The Red Devils adalah satu-satunya klub yang bisa menahan imbang Liverpool di Premier League 2019/20. Belum ada klub lain yang bisa menyamai 'prestasi' mereka itu.

Ehem. Fans Manchester United bolehlah berbangga hati. Waktu dan tempat dipersilakan. Sebab, ini kayaknya ini bakal jadi satu-satunya pencapaian terbaik Marcus Rashford dan kolega musim ini.

Ole Gunnar Solskjaer: "Mantap, toh, aku?" Foto: REUTERS/Phil Noble

Kemudian, Mourinho lantas membeberkan pandangannya soal taktik. Dari sini, kita bisa menebak-nebak kira-kira bagaimana gaya main Spurs nanti.

“[Liverpool] tentu saja bermain jauh lebih kuat saat melawan musuh yang memberi mereka peluang melakukan transisi dan serangan balik dan tentu saja juga United [juga begitu]," paparnya.

"Dengan segala keterbatasan, United mencoba bermain dengan gaya berbeda, menguatkan lini belakang, berusaha mengacaukan transisi Liverpool, dan selalu mempertahankan posisi tiga bek tengah, ditambah McTominay dan Fred yang selalu kompak,” lanjutnya.

Ya, pada waktu itu, Ole Gunnar Solskjaer memang menerapkan formasi dasar 3-4-1-2. Tiga bek yang dimaksud Mourinho adalah Marcos Rojo, Harry Maguire, dan Victor Lindeloef. Scott McTominay dan Fred bermain sebagai gelandang tengah yang bermain di depan ketiganya.

Bukan tak mungkin Mourinho bakal menerapkan formasi serupa. Sosok 56 tahun ini tidak 'alergi' dengan formasi tiga bek. Musim ini, per Transfermarkt, Mourinho sudah tiga kali memasang formasi tiga bek untuk Spurs.

Jan Vertonghen bisa diandalkan di lini belakang. Foto: John Macdougall/AFP

Tiga bek bisa diisi Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Eric Dier, bahkan Davinson Sanchez juga bisa jadi opsi. Harry Winks dan Christian Eriksen, juga Giovani Lo Celso, bisa diplot di depan tiga bek. Dier juga bisa dimajukan sebagai opsi gelandang tengah.

“Bagiku, kualitas [Liverpool kurang bagus] saat menghadapi tim dengan garis pertahanan rendah, kadang-kadang memang itu masalah mereka," lanjutnya.

Itu dia. Garis pertahanan rendah.

Sepertinya sistem itu yang bakal dipakai Mourinho saat menghadapi Liverpool nanti. Jadi, ada kemungkinan para pemain Spurs baru bakal lebih banyak melakukan pressing ketika pemain Liverpool mulai memasuki sepertiga area pertahanan mereka.

Selain itu, kehadiran dua gelandang yang berdiri di dekat bek jelas bisa melancarkan jalannya sistem ini, sekaligus merusak transisi dari menyerang ke bertahan Liverpool.

Jose Mourinho: "Nantikan kejutan dariku, Klopp". Foto: REUTERS/Ian Walton

Masalahnya, Klopp tidak mudah dibodohi. Kini, pelatih asal Jerman itu bersama staf-stafnya kini lebih jeli dalam membuat analisis laga per laga. Dari situ, mereka bakal menentukan taktik macam apa yang tepat diaplikasikan ke dalam permainan.

Di sisi lain, tiga laga yang dilakoni Spurs dengan formasi dasar tiga bek itu pun hasilnya kurang impresif: Sekali menang (tipis) dan dua kali seri. Terlebih, lawannya bukan tim kuat, 'cuma' Brighton and Hove Albion (menang 2-1), Norwich City, dan Middlesbrough.

Kalau menurut kalian bagaimana? Apakah Liverpool bakal menerusukan rekor kemenangan mereka? Atau justru Tottenham Hotspur besutan Jose Mourinho mampu menjegal mereka?

Editor: Katondio Bayumitra Wedya dan Marini Dewi Anggitya Saragih

---

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure