Konten dari Pengguna

Usai Amankan Titel Bundesliga, Robert Lewandowski Bidik Liga Champions

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksi Robert Lewandowski saat melawan Werder Bremen. Foto: Martin Meissner/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Robert Lewandowski saat melawan Werder Bremen. Foto: Martin Meissner/Pool via REUTERS

Bayern Muenchen telah resmi mengunci titel Bundesliga 2019/20. Robert Lewandowski kini mengalihkan fokus ke Liga Champions.

Ya, perjalanan Die Roten belum beres sampai di sini. Armada Hansi Flick urung mengangkat rem tangan dan mematikan mesin, melainkan tetap menjaga fokus dan bersiap mengisi bensin agar bisa tancap gas di kancah Eropa.

"Kami sangat puas. Ini bukan musim yang mudah, kami berjuang untuk gelar dalam kurun waktu yang lama. Aku berharap, kami segera bisa merayakannya bersama para penggemar di stadion," ujar Lewandowski, dilansir Goal International.

"Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim terbaik di Jerman dan kami ingin bermain lebih baik lagi di Liga Champions," lanjut si penyerang asal Polandia.

embed from external kumparan

Well, Bayern memang berjaya di kompetisi domestik. Akan tetapi, kalau di Liga Champions, nanti dulu. Terakhir kali mereka menjuarai kompetisi paling elite di Eropa itu adalah pada musim 2012/13.

Menjadi juara Bundesliga selama delapan musim beruntun memang luar biasa, tetapi pencapaian itu agak hampa jika tak dibarengi dengan raihan trofi 'si kuping besar'. Terasa kurang 'mengenyangkan' saja.

Pemain Bayern Muenchen berfoto jelang laga vs Chelsea pada laga Liga Champions di Stamford Bridge, London, Selasa (25/2). Foto: REUTERS/Eddie Keogh

Karena jika bisa menggamit trofi tersebut, Bayern punya modal untuk membuktikan diri bahwa mereka berada di level yang berbeda dengan Paris Saint-Germain maupun Bate Borisov--dua klub yang dominan di liga masing-masing, tetapi tak pernah juara Liga Champions.

Khusus Lewandowski, dia belum pernah tahu gimana rasanya menjadi 'Raja Eropa'. Dia pun baru sekali main di final Liga Champions, yakni saat membela Borussia Dortmund--yang dikalahkan oleh Bayern--di musim 2012/13.

That happy face. Foto: Christof STACHE / AFP / POOL

Namun masalahnya, belum ada kepastian resmi ihwal kapan, di mana, dan bagaimana Liga Champions 2019/20 bakal dilanjutkan. Rumor terakhir, kabarnya UEFA memilih Lisbon, Portugal, sebagai tempat penuntasan Liga Champions musim ini.

Jadi, nanti semua laga tersisa akan dipusatkan di situ dan turnamen akan dilanjutkan dalam kurun waktu 12-23 Agustus mendatang. Namun, itu baru hasil laporan Sky Sports, bukan pernyataan resmi UEFA.

Sebelum kompetisi ditangguhkan akibat wabah corona, Bayern sendiri sempat menjalani laga leg I babak 16 besar, di mana mereka menggebuk Chelsea dengan skor 3-0 di Stamford Bridge. Sebuah modal berharga, tetapi bukan berarti mereka berhak santai-santai. Tetap fokus dan siaga.

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure