Inter Milan Siap Tebus Djed Spence Senilai Tiga Puluh Juta Euro

Ilustrasi child, soccer, playing. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi child, soccer, playing. Foto: Pixabay

Raksasa Serie A Italia, Inter Milan, dilaporkan sedang dalam pembicaraan tingkat lanjut dengan Tottenham Hotspur untuk memboyong bek sayap tim nasional Inggris, Djed Spence. Nilai transfer untuk pemain serbabisa berusia 26 tahun tersebut diperkirakan mencapai minimal 25,6 juta poundsterling atau sekitar 30 juta euro.

Langkah berani Nerazzurri ini mencuat setelah performa impresif Spence sepanjang gelaran Piala Dunia lalu, di mana ia berhasil mencuri perhatian banyak klub top Eropa meskipun sempat menuai kritik di fase awal turnamen. Kehilangan Spence tentu akan menjadi pukulan tersendiri bagi kubu Spurs yang kini harus segera memutar otak mencari pengganti sepadan.

Pembuktian di Piala Dunia dan Peran Fleksibel di Tottenham

Keinginan Inter Milan untuk mengamankan tanda tangan Spence bukanlah tanpa alasan kuat. Sang bek sayap berhasil meningkatkan reputasinya secara signifikan saat membela timnas Inggris di Qatar, dengan mencatatkan delapan penampilan krusial. Walau mengawali turnamen di bawah tekanan kritik, Spence membuktikan kualitasnya hingga dipercaya tampil sebagai starter dalam laga semifinal yang sengit melawan Argentina.

Keunggulan utama Spence terletak pada kemampuan taktisnya yang luar biasa fleksibel di atas lapangan hijau. Pemain lulusan akademi Middlesbrough ini mampu beroperasi sama baiknya di pos bek kanan maupun bek kiri. Kemampuan tersebut sangat krusial bagi taktik modern, menjadikannya aset berharga yang sangat diinginkan oleh Inter Milan guna memperkuat sektor koridor samping mereka.

Dilema Taktis Roberto de Zerbi dan Persaingan di Sektor Bek Sayap

Di sisi lain, situasi internal di Tottenham Hotspur sebenarnya cukup rumit terkait masa depan Spence. Manajer Spurs, Roberto de Zerbi, sempat menyatakan keinginannya pada Juli lalu untuk mempertahankan sang pemain di London Utara. De Zerbi bahkan menegaskan bahwa Spence, yang baru saja menandatangani kontrak jangka panjang tahun lalu, merupakan bagian penting dari proyek masa depannya di klub.

Gaya main Spence sebagai full-back modern memang memikat, namun persaingan ketat di skuad utama membuat menit bermain Spence di posisi alaminya, bek kanan, menjadi terbatas. Posisi tersebut saat ini kokoh dikuasai oleh Pedro Porro, bek sayap asal Spanyol yang bahkan disebut De Zerbi sebagai pemain terbaik di dunia untuk peran tersebut. Akibatnya, Spence lebih sering digeser ke sektor kiri, mencatatkan 32 penampilan di sisi kiri pertahanan Tottenham musim lalu.

Kondisi ini semakin dipadatkan dengan kedatangan bek kiri berpengalaman asal Skotlandia, Andy Robertson, yang diboyong Spurs dari Liverpool pada awal bursa transfer musim panas ini. Kehadiran Robertson yang kini berusia 32 tahun memberikan kompetisi tambahan sekaligus opsi senior di lini belakang, yang secara tidak langsung membuka jalan bagi potensi kepergian Spence ke Italia demi mendapatkan menit bermain reguler.

Gelombang Penolakan Suporter Spurs Terhadap Rencana Penjualan

Rencana pelepasan Spence ke Inter Milan langsung memicu reaksi keras dan penolakan dari basis suporter Tottenham Hotspur. Sebagian besar fans menilai bahwa membiarkan aset bertalenta seperti Spence pergi adalah sebuah kesalahan besar yang akan disesali oleh manajemen klub di kemudian hari. Mereka mendesak manajemen untuk mempertahankan sang bek dengan segala cara.

Salah satu pendukung setia Spurs bernama Tim mengungkapkan kekhawatirannya jika transfer ini benar-benar terwujud. “Sangat sulit dipercaya jika Spence sampai pergi. Andy Robertson tidak akan memberikan kita investasi jangka panjang, meskipun dia adalah pemain hebat yang kaya pengalaman. Lihat saja bagaimana cara Spence melakukan tekel dan kecepatan yang ia miliki. Spence akan segera menjadi luar biasa, jika ia belum mencapainya sekarang,” ungkapnya penuh harap.

Senada dengan Tim, suporter lain bernama Mark memuji atribut fisik dan teknis luar biasa yang dimiliki oleh sang pemain. “Jika ada satu pemain yang saya inginkan tetap bertahan di Spurs, itu adalah Spence. Dia memiliki segalanya yang dibutuhkan oleh seorang bek sayap modern: kecepatan, kekuatan, dan teknik yang sangat baik. Dia benar-benar menyukai bertahan dan sangat hebat saat membantu penyerangan. Kecepatannya membantu kami mengalirkan bola ke depan. Dia terbukti menjadi petarung sejati untuk Inggris di Piala Dunia dan membungkam semua peragu. Kita harus seratus persen mempertahankannya,” tegas Mark.