Sarina Wiegman Coret Ella Toone dan Chloe Kelly dari Skuad Timnas Inggris

Pelatih tim nasional wanita Inggris Sarina Wiegman mencoret gelandang Ella Toone dan penyerang Chloe Kelly dari skuad Lionesses menjelang laga penting pada bulan Oktober ini. Keputusan besar ini diambil karena kedua pemain bintang tersebut dianggap tidak mampu menunjukkan performa terbaik mereka di level klub sepanjang awal musim baru.
Langkah berani ini mengejutkan banyak pihak mengingat kontribusi besar Toone dan Kelly dalam mengantarkan Inggris meraih kesuksesan di kancah Eropa sebelumnya. Pencoretan ini menjadi pesan tegas dari tim pelatih bahwa konsistensi di lapangan adalah syarat mutlak untuk mempertahankan posisi di tim nasional.
Alasan Penurunan Performa dan Keputusan Tegas Pelatih
Sarina Wiegman menjelaskan bahwa pencoretan Ella Toone dan Chloe Kelly murni didasarkan pada penilaian performa objektif di lapangan hijau dalam beberapa pekan terakhir. Kedua pemain pilar tersebut memang tampil kurang konsisten bersama klub mereka masing-masing, yaitu Manchester United dan Arsenal.
Wiegman mengakui keputusan tersebut sangat berat untuk diambil namun harus dilakukan demi kebaikan perkembangan kompetisi internal di dalam tim nasional. “Tentu saja saya masih memercayai para pemain ini karena mereka sangat bagus dan telah menunjukkan banyak hal untuk kami,” ungkap Wiegman kepada BBC Radio 5 Live. “Namun, itulah alasan mengapa saya tidak memilih mereka kali ini, karena menurut saya mereka tidak bermain sesuai potensi mereka dalam beberapa minggu terakhir,” tambahnya.
Pelatih asal Belanda itu juga membantah rumor yang menyebutkan bahwa pencoretan Chloe Kelly berkaitan erat dengan masalah cedera yang sedang dialaminya. Wiegman menegaskan bahwa pembicaraannya dengan penyerang Arsenal tersebut sepenuhnya membahas aspek teknis sepak bola yang ia amati di lapangan.
Kembalinya Kapten Tim dan Kehadiran Wajah Baru
Di tengah pencoretan beberapa nama besar, kapten utama Leah Williamson dipastikan kembali memperkuat lini pertahanan setelah pulih sepenuhnya dari cedera. Kehadiran bek andalan Arsenal ini diharapkan mampu memberikan stabilitas pertahanan dan jiwa kepemimpinan yang sempat hilang pada pertandingan sebelumnya.
Sarina Wiegman mengekspresikan kegembiraannya melihat kembalinya sang kapten yang dinilai telah menunjukkan performa luar biasa sejak awal musim kompetisi domestik bergulir. “Saya pikir dia bermain sangat baik dalam beberapa minggu terakhir dan di awal musim ini, dia terlihat bahagia dan Anda bisa melihatnya langsung di lapangan,” ujar sang manajer.
Selain kembalinya sang kapten, tim pelatih juga memberikan kesempatan emas kepada gelandang muda berusia 20 tahun asal Chelsea yaitu Lexi Potter. Pemanggilan perdana ini menjadi apresiasi atas penampilan impresif Potter yang dinilai tampil sangat berani ketika membantu Chelsea menundukkan Arsenal di liga domestik.
Persiapan Menghadapi Babak Play-off Piala Dunia
Tim nasional wanita Inggris dijadwalkan akan melakoni pertandingan penting dua leg melawan Yunani dalam babak play-off kualifikasi Piala Dunia Wanita. Laga krusial ini akan dimulai di Kreta pada hari Jumat sebelum akhirnya mereka menjamu lawan di Stadion Leicester pada pertengahan pekan berikutnya.
Kemenangan atas Yunani menjadi harga mati bagi anak asuh Sarina Wiegman agar dapat melangkah ke babak kedua kualifikasi. Skuad Lionesses dituntut tampil maksimal demi mengamankan satu tiket berharga menuju putaran final Piala Dunia Wanita yang akan diselenggarakan di Brasil pada musim panas mendatang.

