Konten dari Pengguna

Hidup Nano-nano Sebagai Mahasiswi Rantauan

Syayyidatun Sya'baniyah

Syayyidatun Sya'baniyah

Saya Syayyidatun Sya'baniyah, Mahasiswi Aktif UIN Syarif Hidatullah Jakarta, Semester 2 di Fakultas Usuludin Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syayyidatun Sya'baniyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kehidupan mahasiswi rantauan, diabadikan langsung oleh penulis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kehidupan mahasiswi rantauan, diabadikan langsung oleh penulis

Hai, teman-teman! Ini adalah cerita yang ingin aku bagikan. Hidup di perantauan merupakan tantangan besar bagiku. Apalagi, banyak hal yang belum aku ketahui sebelumnya, karena latar belakangku dari pesantren. Ternyata, dunia kampus sangat memengaruhi cara berpikir dan gaya hidupku.

Di sini, kita harus pandai-pandai mencari teman yang baik agar mudah beradaptasi dan tidak terbawa dalam pergaulan yang salah. Kehidupan kampus sangat berbeda dengan sekolah biasa. Lingkungannya lebih bebas, dan karena jauh dari orang tua, terkadang membuat kita merasa bisa hidup sesuka hati tanpa pengawasan. Itulah sebabnya, kita harus lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di kampus.

Sebagai perantau, kita juga harus waspada dan tidak mudah percaya kepada orang lain, terutama orang yang belum kita kenal. Aku punya pengalaman buruk karena pernah ditipu oleh orang asing. Ia datang dengan alasan yang membuat aku tergerak untuk membantu, namun ternyata itu hanya modus. Jadi, untuk kalian yang sedang atau akan merantau, hati-hati ya! Tidak semua orang itu baik, apalagi di kota besar atau daerah metropolitan. Banyak orang yang rela melakukan apa saja demi keuntungan pribadi, bahkan dengan cara yang tidak jujur.

Meskipun begitu, hidup di perantauan juga menyenangkan. Kita bisa bertemu banyak teman baru dan mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah kita alami. Apalagi jika kita menjadi mahasiswa atau mahasiswi yang aktif, pasti banyak hal seru dan berharga yang bisa kita pelajari.

Untuk kalian yang akan atau sedang menjadi mahasiswa rantau, tetap semangat, ya! Jangan terlalu cemas memikirkan bagaimana kehidupan di sana nanti. Yang penting, selalu berpikir positif, waspada, dan bijak dalam mengambil keputusan.