BIN Catat Sudah Ada Ratusan WNI yang Menyeberang ke Filipina

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Badan Intelijen Negara (BIN) (Foto: bin.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
Badan Intelijen Negara (BIN) (Foto: bin.go.id)

Badan Intelijen Negara (BIN) mengantongi data siapa saja Warga Negara Indonesia yang menyeberang ke Filipina untuk bergabung dengan jaringan teroris. Bahkan BIN mencatat jumlah WNI yang menyeberang ke Filipina hingga ratusan orang.

"Data pasti masih terus di-update, tapi jumlah sudah ratusan," kata Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Hari Purwanto ditemui di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/3).

[Baca: Mabes Polri Pastikan 7 Buronan Filipina adalah WNI]

Menurut Wawan, pihaknya sudah melakukan upaya persuasif dengan melakukan komunikasi terhadap mereka yang berpotensi menyeberang. Mereka diberikan pengertian mengenai risiko yang harus mereka tanggung nantinya.

"Sebetulnya kan selalu lakukan komunikasi dengan mereka dan keluarganya dan kolega serta komunitasnya. Ada beberapa yang mengurungkan niatnya, kalaupun ada yang nekat berarti itu sudah urusan masing-masing, karena di medan pertempuran itu risikonya kalau enggak selamet, ya mati, itu harus disadari mereka karena sebelumnya sudah diberikan pengarahan," kata Wawan.

[Baca: 17 WNI Telah Dievakuasi dari Marawi ke KJRI Davao]

Ia lantas menyebut yang tetap nekat pergi biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak langsung ke tempat yang dituju. Wawan mengaku sudah mengingatkan bahwa cara seperti itu akan menghadapi masalah hukum, seperti bermasalah dengan pihak imigrasi setempat.

"Di antaranya lantas bermasalah dengan imigrasi, bermasalah dengan di negeri yang dimasukinya. Kalau seperti ini, menjadi persoalan yang baru bagi dia, ya silahkan ambil risiko lantas dia berhadapan dengan Densus misalnya," ujar Wawan.