Erick Gunawan, Penggagas Kuliner Olahan Durian di Kota Palopo

PALOPO - Muhammad Erick Gunawan merupakan salah satu pengusaha muda di bidang kuliner dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Pria 36 tahun ini, telah menekuni bisnis kuliner sejak tahun 2018.
Berawal dari melihat potensi daerah Kota Palopo sebagai penghasil durian, Erick memutuskan untuk membuka usaha di bidang kuliner dari olahan durian yaitu Durian Baper. Outlet Durian Baper terletak di Jalan Andi Djemma No 109 Kota Palopo.
Tak hanya memanfaatkan potensi daerah, Erick juga berupaya memenuhi kebutuhan para pecinta durian.
"Awalnya saya juga memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mengkonsumsi durian meskipun belum musimnya. Selain itu, bisnis olahan durian ini juga sebagai salah satu cara membuat kemasan praktis sebagai oleh-oleh," terangnya.
Erick juga ingin agar Durian Baper menjadi salah satu ikon dari Kota Palopo. Sejauh ini, Durian Baper berhasil menjadi juara 1 IKM Expo. "Kami berhasil menang lomba produk durian kemasan cup yang diadakan Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.
Durian Baper mempunyai beragam varian. Sebut saja brown sugar durian, durian cup, dan es teler durian. Masing-masing dibandrol dengan harga yang sangat ekonomis.
"Untuk harga itu macem-macem. Kalau minuman kami jual mulai harga 13-15 ribu. Durian cup sesuai dengan ukuran kalau 15 gram 15 ribu, sedangkan 100 gram 25 ribu. Dan es teler durian mulai harga 9-16 ribu," bebernya.
Selama ini, setiap harinya Erick mampu menjual kurang lebih 300-400 cup Durian Baper. Dimana produksi hingga pemasarannya, Erick dibantu 6 pegawai.
Dalam waktu dekat, dia akan membuka outlet kedua dengan varian yang berbeda tetapi masih dengan olahan durian. "Kami masih proses pembukaan outlet kedua, tetap dengan ciri khas durian tetapi nanti variannya berbeda seperti kopi durian, pie durian, dan sus durian," ujarnya.
Tak hanya itu, dia juga tengah mengurus surat keterangan produk halal sehingga dapat dipasarkan dengan jangkauan yang semakin luas. Sebab, ke depan Erick ingin usaha kulinernya dipasarkan dibeberapa pusat oleh-oleh di Kota Palopo ataupun di bandara.
Dia berharap, usahanya mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. "Pemerintah kota sudah mendukung. Semoga pemerintah provinsi dapat mendukung dan membantu dalam sosialisasi untuk memperjuangkan ikon Kota Palopo yaitu buah durian," harapnya.
Reporter: Rezza Doa
