Mengenal Apa Itu Anyang-anyangan, Gejala, dan Upaya Pencegahannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anyang-anyangan saat buang air kecil merupakan salah satu keluhan yang umumnya terjadi di kalangan wanita. Walaupun terlihat sepele, anyang-anyangan yang sering muncul bisa berisiko menimbulkan komplikasi berbahaya.
Apa itu anyang-anyangan? Dalam istilah medis, anyang-anyangan disebut dengan disuria. Diperkirakan sekitar 50% wanita pernah mengalami keluhan ini. Meski anyang-anyangan lebih banyak dialami oleh wanita, bukan berarti masalah ini tidak bisa dialami oleh pria.
Merujuk pada buku Jadi Dokter untuk Diri Sendiri karya Ika Puspitasari, penyebab anyang-anyangan biasanya berkaitan dengan masalah kandung kemih atau bagian tubuh terdekat.
Pada wanita, infeksi saluran kemih adalah penyebab anyang-anyangan yang paling umum. Sementara itu, pria yang mengalami anyang-anyangan umumnya disebabkan oleh uretritis dan kondisi prostat yang sedang bermasalah.
Untuk menambah wawasan seputar apa itu anyang-anyangan, uraian berikut ini akan mengulasnya secara lengkap. Tak ketinggalan, pembahasan ini juga dilengkapi dengan faktor-faktor risikonya. Selengkapnya, ada di bawah ini.
Apa Itu Anyang-anyangan?
Anyang-anyangan adalah gangguan pada sistem perkemihan yang membuat kencing terasa sakit. Menurut laman resmi milik Harvard Medical School, anyang-anyangan atau disuria adalah gejala umum dari infeksi kandung kemih cystitis.
Infeksi ini dimulai ketika bakteri memasuki lubang tempat keluarnya urine (uretra) selama hubungan seksual. Tak hanya itu, bakteri juga bisa masuk ke uretra pada wanita dan anak perempuan yang membersihkan organ intimnya dari belakang ke arah depan.
Begitu bakteri masuk ke uretra wanita, bakteri tersebut hanya perlu berjalan sebentar ke kandung kemih, hingga akhirnya menimbulkan gejala anyang-anyangan.
Gejala anyang-anyangan sendiri perlu diwaspadai. Apabila tak kunjung membaik, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Adapun gejala yang menyertai anyang-anyangan, di antaranya:
Sering buang air kecil, tapi dengan volume sedikit-sedikit
Nyeri atau rasa perih saat buang air kecil
Nyeri di bagian depan bawah perut (dekat kandung kemih)
Urine keruh yang mungkin berbau menyengat
Buang air kecil terasa kurang tuntas
Demam
Nyeri pada panggul (bila anyang-anyangan terjadi pada wanita)
Nyeri atau ketidaknyamanan selama hubungan seksual
Keluarnya cairan dari vagina atau uretra yang tidak normal
Darah dalam urine
Faktor Risiko Timbulnya Anyang-anyangan
Anyang-anyangan biasanya terjadi pada mereka yang memiliki masalah pada saluran kemih (biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun, ada beberapa faktor risiko yang diduga memicu anyang-anyangan, yaitu:
Berjenis kelamin perempuan. Alasannya, saluran kemih perempuan lebih pendek ketimbang laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih
Infeksi, termasuk penyakit menular seksual
Penggunaan kateter urine dalam jangka panjang
Menopause
Sistem imun yang lemah
Kelainan kongenital atau bawaan pada saluran kemih
Riwayat operasi pada saluran kemih
Iritasi pada vagina dan saluran kemih akibat zat-zat kimia, seperti sabun atau pembersih kewanitaan
Selain itu, anyang-anyangan juga lebih mungkin terjadi pada golongan tertentu, seperti:
Wanita hamil
Pria dan wanita dengan diabetes
Pria dan wanita dengan semua jenis penyakit kandung kemih
Pria dengan pembesaran prostat
R.B Brown dalam bukunya Clinical Urology Illustrated menambahkan, ternyata terdapat beberapa penyakit yang bisa menimbulkan gejala berupa anyang-anyangan, seperti:
Infeksi saluran kemih
Infeksi kandung kemih
Batu ginjal
Radang prostat
Kram otot kandung kemih
Penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia
Keluhan nyeri saat buang air kecil juga bisa muncul setelah menjalani suatu prosedur medis seperti sunat, pemasangan kateter, atau operasi pada saluran kemih. Meski demikian, sebagian besar kondisi anyang-anyangan merupakan gejala dari infeksi saluran kemih.
Cara Mencegah Terjadinya Anyang-anyangan
Anyang-anyangan merupakan kondisi yang amat meresahkan. Oleh sebab itu, pelajari cara-cara berikut ini sebagai upaya pencegahan anyang-anyangan. Caranya meliputi:
Perbanyak minum air putih untuk mengeluarkan bakteri sekaligus memperlancar pembuangan urine.
Bersihkan vagina dengan cara yang benar, yakni dari arah vagina ke anus. Lakukan ini setiap selesai buang air kecil atau buang air besar, agar mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing.
Gunakan kondom saat berhubungan intim dan hindari berganti-ganti pasangan.
Biasakan untuk segera buang air kecil setelah berhubungan intim, terutama saat berhubungan intim tanpa kondom.
Hindari menggunakan produk yang dapat menimbulkan iritasi pada vagina dan saluran kemih, misalnya sabun, bedak, atau produk pembersih area kewanitaan.
Dengan menerapkan cara-cara di atas sekaligus menjalani pola hidup sehat, risiko seseorang untuk mengalami anyang-anyangan bisa lebih kecil. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Apa Saja Cara Mengatasi Anyang-anyangan Pada Ibu Hamil?
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa istilah medis dari anyang-anyangan?

Apa istilah medis dari anyang-anyangan?
Anyang-anyangan atau secara medis dikenal dengan istilah disuria kerap membuat seseorang merasa tidak nyaman. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita, sedangkan pada pria lebih rentan terjadi pada lansia.
Apa penyakit yang bisa menimbulkan anyang-anyangan?

Apa penyakit yang bisa menimbulkan anyang-anyangan?
Infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih, batu ginjal, hingga radang prostat.
Bagaimana anyang-anyangan bisa terjadi?

Bagaimana anyang-anyangan bisa terjadi?
Infeksi ini dimulai ketika bakteri memasuki lubang tempat keluarnya urine (uretra) selama hubungan seksual. Tak hanya itu, bakteri juga bisa masuk ke uretra pada wanita dan anak perempuan yang membersihkan organ intimnya dari belakang ke arah depan.Begitu bakteri masuk ke uretra wanita, bakteri tersebut hanya perlu berjalan sebentar ke kandung kemih, hingga akhirnya menimbulkan gejala anyang-anyangan.
