Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Anyang-anyangan, Gejala, dan Upaya Pencegahannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anyang-anyangan yang menyebabkan seseorang ingin buang air kecil terus-menerus. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anyang-anyangan yang menyebabkan seseorang ingin buang air kecil terus-menerus. Foto: Unsplash

Anyang-anyangan saat buang air kecil merupakan salah satu keluhan yang umumnya terjadi di kalangan wanita. Walaupun terlihat sepele, anyang-anyangan yang sering muncul bisa berisiko menimbulkan komplikasi berbahaya.

Apa itu anyang-anyangan? Dalam istilah medis, anyang-anyangan disebut dengan disuria. Diperkirakan sekitar 50% wanita pernah mengalami keluhan ini. Meski anyang-anyangan lebih banyak dialami oleh wanita, bukan berarti masalah ini tidak bisa dialami oleh pria.

Merujuk pada buku Jadi Dokter untuk Diri Sendiri karya Ika Puspitasari, penyebab anyang-anyangan biasanya berkaitan dengan masalah kandung kemih atau bagian tubuh terdekat.

Pada wanita, infeksi saluran kemih adalah penyebab anyang-anyangan yang paling umum. Sementara itu, pria yang mengalami anyang-anyangan umumnya disebabkan oleh uretritis dan kondisi prostat yang sedang bermasalah.

Untuk menambah wawasan seputar apa itu anyang-anyangan, uraian berikut ini akan mengulasnya secara lengkap. Tak ketinggalan, pembahasan ini juga dilengkapi dengan faktor-faktor risikonya. Selengkapnya, ada di bawah ini.

Ilustrasi anyang-anyangan yang terjadi pada pria. Foto: Unsplash

Apa Itu Anyang-anyangan?

Anyang-anyangan adalah gangguan pada sistem perkemihan yang membuat kencing terasa sakit. Menurut laman resmi milik Harvard Medical School, anyang-anyangan atau disuria adalah gejala umum dari infeksi kandung kemih cystitis.

Infeksi ini dimulai ketika bakteri memasuki lubang tempat keluarnya urine (uretra) selama hubungan seksual. Tak hanya itu, bakteri juga bisa masuk ke uretra pada wanita dan anak perempuan yang membersihkan organ intimnya dari belakang ke arah depan.

Begitu bakteri masuk ke uretra wanita, bakteri tersebut hanya perlu berjalan sebentar ke kandung kemih, hingga akhirnya menimbulkan gejala anyang-anyangan.

Gejala anyang-anyangan sendiri perlu diwaspadai. Apabila tak kunjung membaik, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Adapun gejala yang menyertai anyang-anyangan, di antaranya:

  • Sering buang air kecil, tapi dengan volume sedikit-sedikit

  • Nyeri atau rasa perih saat buang air kecil

  • Nyeri di bagian depan bawah perut (dekat kandung kemih)

  • Urine keruh yang mungkin berbau menyengat

  • Buang air kecil terasa kurang tuntas

  • Demam

  • Nyeri pada panggul (bila anyang-anyangan terjadi pada wanita)

  • Nyeri atau ketidaknyamanan selama hubungan seksual

  • Keluarnya cairan dari vagina atau uretra yang tidak normal

  • Darah dalam urine

Ilustrasi perempuan yang lebih berisiko mengalami anyang-anyangan. Foto: Unsplash

Faktor Risiko Timbulnya Anyang-anyangan

Anyang-anyangan biasanya terjadi pada mereka yang memiliki masalah pada saluran kemih (biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun, ada beberapa faktor risiko yang diduga memicu anyang-anyangan, yaitu:

  • Berjenis kelamin perempuan. Alasannya, saluran kemih perempuan lebih pendek ketimbang laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih

  • Infeksi, termasuk penyakit menular seksual

  • Penggunaan kateter urine dalam jangka panjang

  • Menopause

  • Sistem imun yang lemah

  • Kelainan kongenital atau bawaan pada saluran kemih

  • Riwayat operasi pada saluran kemih

  • Iritasi pada vagina dan saluran kemih akibat zat-zat kimia, seperti sabun atau pembersih kewanitaan

Selain itu, anyang-anyangan juga lebih mungkin terjadi pada golongan tertentu, seperti:

  • Wanita hamil

  • Pria dan wanita dengan diabetes

  • Pria dan wanita dengan semua jenis penyakit kandung kemih

  • Pria dengan pembesaran prostat

R.B Brown dalam bukunya Clinical Urology Illustrated menambahkan, ternyata terdapat beberapa penyakit yang bisa menimbulkan gejala berupa anyang-anyangan, seperti:

  • Infeksi saluran kemih

  • Infeksi kandung kemih

  • Batu ginjal

  • Radang prostat

  • Kram otot kandung kemih

  • Penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia

Keluhan nyeri saat buang air kecil juga bisa muncul setelah menjalani suatu prosedur medis seperti sunat, pemasangan kateter, atau operasi pada saluran kemih. Meski demikian, sebagian besar kondisi anyang-anyangan merupakan gejala dari infeksi saluran kemih.

Ilustrasi membuang urine agar mengeluarkan bakteri penyebab anyang-anyangan. Foto: Unsplash

Cara Mencegah Terjadinya Anyang-anyangan

Anyang-anyangan merupakan kondisi yang amat meresahkan. Oleh sebab itu, pelajari cara-cara berikut ini sebagai upaya pencegahan anyang-anyangan. Caranya meliputi:

  • Perbanyak minum air putih untuk mengeluarkan bakteri sekaligus memperlancar pembuangan urine.

  • Bersihkan vagina dengan cara yang benar, yakni dari arah vagina ke anus. Lakukan ini setiap selesai buang air kecil atau buang air besar, agar mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing.

  • Gunakan kondom saat berhubungan intim dan hindari berganti-ganti pasangan.

  • Biasakan untuk segera buang air kecil setelah berhubungan intim, terutama saat berhubungan intim tanpa kondom.

  • Hindari menggunakan produk yang dapat menimbulkan iritasi pada vagina dan saluran kemih, misalnya sabun, bedak, atau produk pembersih area kewanitaan.

Dengan menerapkan cara-cara di atas sekaligus menjalani pola hidup sehat, risiko seseorang untuk mengalami anyang-anyangan bisa lebih kecil. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Apa Saja Cara Mengatasi Anyang-anyangan Pada Ibu Hamil?

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa istilah medis dari anyang-anyangan?

chevron-down

Anyang-anyangan atau secara medis dikenal dengan istilah disuria kerap membuat seseorang merasa tidak nyaman. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita, sedangkan pada pria lebih rentan terjadi pada lansia.

Apa penyakit yang bisa menimbulkan anyang-anyangan?

chevron-down

Infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih, batu ginjal, hingga radang prostat.

Bagaimana anyang-anyangan bisa terjadi?

chevron-down

Infeksi ini dimulai ketika bakteri memasuki lubang tempat keluarnya urine (uretra) selama hubungan seksual. Tak hanya itu, bakteri juga bisa masuk ke uretra pada wanita dan anak perempuan yang membersihkan organ intimnya dari belakang ke arah depan.Begitu bakteri masuk ke uretra wanita, bakteri tersebut hanya perlu berjalan sebentar ke kandung kemih, hingga akhirnya menimbulkan gejala anyang-anyangan.