Kumparan Logo

Nama 4 Astronaut Misi Artemis III: 3 dari NASA, 1 dari ESA

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Andre Douglas, Mission Specialist Artemis II; Luca Parmitano, Pilot Artemis II; Randy Bresnik, Commander Artemis II; dan Frank Rubio, Mission Specialist Artemis II. Foto: NASA
zoom-in-whitePerbesar
Andre Douglas, Mission Specialist Artemis II; Luca Parmitano, Pilot Artemis II; Randy Bresnik, Commander Artemis II; dan Frank Rubio, Mission Specialist Artemis II. Foto: NASA

NASA resmi mengumumkan empat astronaut yang akan menjadi kru misi Artemis III, penerbangan berawak yang dijadwalkan meluncur pada 2027. Berbeda dari rencana awal, misi ini tidak akan langsung membawa manusia kembali mendarat di Bulan.

Berikut empat astronaut yang ditunjuk untuk misi Artemis III:

  • Randy Bresnik sebagai Commander

  • Luca Parmitano sebagai Pilot

  • Frank Rubio sebagai Mission Specialist 1

  • Andre Douglas sebagai Mission Specialist 2

NASA juga menunjuk Bob Hines sebagai anggota kru cadangan Artemis III. Tidak ada astronaut wanita dalam misi kali ini.

Bresnik, Rubio, dan Douglas berasal dari NASA, sementara Parmitano dari ESA. Kehadiran Parmitano sebagai kru Artemis III menandakan untuk pertama kalinya astronaut ESA mendapat kursi dalam misi Artemis.

Artemis III akan menggunakan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion untuk membawa kru menuju orbit rendah Bumi. Selama berada di orbit, para astronaut akan menguji kemampuan Orion untuk melakukan pertemuan dan penyambungan dengan sistem pendarat manusia komersial yang dikembangkan Blue Origin dan SpaceX.

NASA menjelaskan bahwa pengujian tersebut menjadi langkah penting sebelum misi pendaratan manusia di Bulan yang kini ditargetkan berlangsung melalui Artemis IV pada 2028.

Orion, wahana antariksa yang menjadi kendaraan astronaut misi Artemis II untuk mengelilingi orbit Bulan. Foto: NASA

Dalam skenario yang direncanakan, Orion akan lebih dulu bertemu dengan wahana pendarat Blue Moon milik Blue Origin selama sekitar dua hari. Setelah itu, wahana Starship versi pathfinder milik SpaceX akan bergabung untuk melakukan pengujian tambahan selama sekitar satu hari.

Secara keseluruhan, misi Artemis III diperkirakan berlangsung sekitar dua pekan, tergantung kondisi peluncuran dan operasi di orbit. Misi ini menjadi salah satu operasi antariksa paling kompleks yang pernah dirancang NASA karena melibatkan beberapa wahana berbeda yang harus bekerja secara terpadu.

NASA sebelumnya menargetkan Artemis III sebagai misi yang mengembalikan manusia ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17 pada 1972. Namun, perubahan arsitektur program membuat pendaratan manusia kini dipindahkan ke Artemis IV.

Dengan demikian, Artemis III akan berfungsi sebagai misi validasi teknologi yang menentukan kesiapan sistem pendarat milik Blue Origin maupun SpaceX untuk membawa astronaut menuju permukaan Bulan di masa mendatang.