Konten Media Partner

4 Karakter yang Bikin Matthijs De Ligt Jadi Panutan

Temaliverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Foto: sportynews.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto: sportynews.com

Juara bertahan, Real Madrid, dan klub favorit musim ini Juventus, berhasil dipecundangi Ajax Amsterdam dalam perjalanannya menuju 4 besar Liga Champions. Siapa sangka, "Kuda Hitam" ini dikomandoi oleh kapten termuda sepanjang sejarah Ajax?

Ialah Matthijs De Ligt, anak muda berusia 19 tahun dengan talenta yang luar biasa. Namanya menggaung di Liga Eropa, membuat ia menjadi salah satu pemain yang paling diinginkan dalam bursa transfer. Prestasi demi prestasi telah ia ukir, sejak menekuni dunia sepakbola di usia 9 tahun.

Ada banyak hal yang bisa kamu pelajari dari sosok dengan kepemimpinan yang kuat ini. Berikut 4 karakter De Ligt, yang bisa kamu tiru.

Keluarga adalah nomor satu

Foto masa kecil Matthijs De Ligt, berdua dengan adiknya Wouter De Ligt (kiri). Foto keluarga De Ligt (kanan). Sumber: wtfoot.com

Saat masih meniti karirnya di FC Abcoude, De Ligt selalu datang latihan dan ditemani oelh adiknya, Wouter De ligt. Mereka berdua dikenal sebagai saudara yang akrab dan saling mendukung. Hingga kini setelah menjadi pemain bintang pun, De Ligt selalu menomorsatukan keluarganya.

Pekerja keras

Foto: Voetballoopbaan.nl

Sejak masih di FC Abcoude, klub profesional pertamanya, De ligt sudah dikenal sebagai pekerja keras. Meskipun ia memang dinilai memiliki bakat serta kemampuan fisik di atas rata-rata, namun ia tidak cepat puas. Hal tersebut dibuktikannya dengan melatih hal lain dalam dirinya, yaitu cara bersikap dan kemampuan memimpin tim. Hal inilah yang membuat De Ligt berbeda dari kebanyakan pemain muda lainnya.

Berjuang hingga idolamu menjadi setara denganmu

Foto: tribuna.com

Saat masih trial di Ajax II yang merupakan tim reserve Ajax Amsterdam, De ligt pernah bertemu langsung dengan Luiz Suarez yang saat itu masih berseragam Ajax. De ligt mengakui bahwa Suarez adalah salah satu idolanya, dan kini mereka berada di level yang sama, yakni sama-sama bermain untuk klub raksasa Eropa; De ligt di Ajax Amsterdam dan Luis Suarez di Barcelona. Tak menutup kemungkinan mereka akan menjadi lawan di lapangan saat laga lanjutan piala Champions tahun ini.

Sukses semuda mungkin

Foto: sport-english.com

Untuk meraih suksesmu, tak perlu berpikir usiamu masih terlalu muda. Karena ada banyak hal luar biasa yang bisa kamu capai selagi muda, maka sukseslah semuda mungkin. Seperti halnya De ligt yang mencapai impiannya berkarir sebagai pemain bola profesional di klub Eropa saat usianya baru menginjak 17 tahun.

Kini, saat usianya 19 tahun, ia sudah menjadi kapten klub Ajax Amsterdam dan salah satu pemain yang diperhitungkan di benua Eropa serta menjadi incaran klub-klub besar seperti Barcelona dan Bayern Munchen.

[Penulis : Izzudin|Editor : Nadhira]