kumparan
19 September 2019 20:25

Mengenal Job Head Of Engineering Bareng Ahmad Anshory dari E-Fishery

Foto : Ahmad Anshory / instagram.com/ans4175
Bekerja di perusahaan startup saat ini menjadi impian banyak anak muda. Apalagi di startup yang nilai valuasinya sudah mencapai milyaran rupiah. Kamu sendiri, punya cita-cita untuk bekerja di startup?
ADVERTISEMENT
Kali ini, kita akan ngobrol bareng Anshori, head of engineering nya e-fishery, salah satu startup bidang peternakan di Indonesia. Cekidot!
Halo Kang, boleh perkenalan diri secara singkat dulu?
Boleh, nama lengkap saya, Ahmad Anshory Muslih Syuhada, alumni ITB, di e-fishery dari 2016. Jadi Head of engineering udah kurang lebih setahun, jadi dari dulu di engineering aja hehe.
Bisa diceritain Kang perjalanan jadi head of engineering di e-fishery?
Dulu, pertama kali di e-fishery saat masih kecil dan sedikit orangnya, dan waktu itu baru ada lima engineer. Baru di awal tahun 2017, diminta megang tim software berjumlah lima orang. Sampai 2018, setelah itu jumlah orang sudah sampai angka 20-an, baru di-campaign untuk megang head of engineering.
ADVERTISEMENT
Okee, kalau jobdesc head of engineering sendiri, seperti apa Kang?
Ya kurang lebih, mengerjakan visi dari perusahaan dan memberikan pemahamannya ke tim engineering, terus mengembangkan personal engineering beserta culture-nya, dan membuat visi perusahaan menjadi produk teknologi yang bisa dipakai.
Sip sip, selanjutnya apa aja Kang modal yang harus dimiliki seorang head of engineering? Sama tips dan triknya juga apa?
Mengerti konteks bisnis, karena kalau kemampuan teknis itu kan sudah pasti, jadi yang utamanya mengerti konteks bisnis. Selanjutnya bisa membuat budaya organisasi tim sih, terakhir punya visi terhadap teknologi.
Kalo tips dan triknya, harus bisa belajar dengan cepat, dan tidak hanya berpikir dari satu sudut pandang, terakhir mengutamakan orang lain.
ADVERTISEMENT
Ada pengalaman menarik apa saja selama jadi head of engineering?
Banyak sih hehe. Tapi, di antara banyak masalah teknis, semunya bisa diselesaikan, tapi yang paling sulit tuh masalah SDM, orang hehe. Bukan masalah kurang jumlah, tapi kita harus tahu motivasi orang, gimana gaya komunikasi orang, itu lebih membuat tugas mudah dijalani selain hanya teknologi.
Nah, ada pesan apa nih Kang buat anak muda yang punya keinginan buat jadi head of engineering?
Oke, pertama, belajar untuk bisa membagi waktu karena selain urusan teknis juga harus berpikir tentang orang ya. Kedua, tidak hanya berpikir dari sudut pandang teknologi ataupun bisnis, tapi juga dari berbagi sudut pandang. Terakhir, bersemangat untuk terus mengembangkan diri.
ADVERTISEMENT
[Penulis: Izzudin | Editor: Nurul]
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan