Konten Media Partner

Penting, Mengetahui Karakter Calon Sebelum Nikah

Temaliverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penting, Mengetahui Karakter Calon Sebelum Nikah
zoom-in-whitePerbesar

Menikah dan berkeluarga merupakan sebuah proses panjang, bahkan disebut sebagai ibadah yang paling lama dalam Islam. Menikah adalah proses penyatuan antardua orang yang berbeda secara kepribadian dan karakter, serta bakatnya masing-masing. Dengan latar belakang yang berbeda, mereka akan melewati suka dan duka bersama.

Dalam proses berkeluarga tentu sering terjadi banyak perbedaan pendapat. Acapkali perbedaan kecil membuat pasangan suami istri bertengkar. Oleh karena itu, penting bagi kedua belah pihak mengenal karakter satu sama lain agar pertengkaran tak berlangsung lama.

Selasa (18/6) Temali berbincang dengan Nisrina Rizkia, seorang praktisi Talents Mapping, mengenai pentingnya mengenal karakter calon pasangan dari sisi ilmu talents mapping. "Kenapa? Karena menikah bukan cuma urusan ibadah 1 atau 2 hari saja. Butuh komitmen yang kuat, di mana menyatukan dua orang itu enggak mudah, dengan perbedaan masing-masing," tuturnya.

Belum lagi perbedaan latar belakang, yang mencakup latar belakang pendidikan, pola asuh, suku bangsa, dan lainnya. Menurut Nisrina, penting sekali mengetahui itu semua sebelum menikah. Bahkan, mengetahui apa saja hal penting dalam hidup yang pernah dilalui oleh calon pasangan. Seperti trauma, lingkungan keluarga, hal-hal yang ia sukai, dan apa saja yang tidak dia suka.

Untuk apa? Utamanya, untuk mengetahui visi misi keluarga yang akan dibentuk bersama, hingga pasangan bisa fokus mencapai target besar. Mengetahui tabiat calon pasangan pun akan membuat kita mengerti gaya komunikasi yang efektif dan bagaimana bersinergi dengannya. Hasilnya, timbulnya gesekan berkurang, pasangan bisa saling memahami, dan sama-sama memberikan ruang satu sama lain untuk perkembangan dirinya.

"Dengan satu orang saja bisa menghasilkan kebermanfaatan yang luar biasa, apalagi dengan dua orang yang bersatu? Jangan cuma bilang, "Satu orang saja akan banyak ujian hidup yang datang, apalagi dua." Padahal, di balik itu ada kebermanfaatan, ada rezeki, dan segala rahmat dan keberkahan,” ujar Nisrina.

Setiap manusia dilahirkan dengan karakter dan bakatnya masing-masing, dan itu bisa tumbuh dan terbentuk dari berbagai faktor seperti lingkungan dan pola asuh orangtua. Pada akhirnya, dalam pernikahan dua orang yang berbeda akan selalu bersama, sehingga penting untuk saling mengenal karakter diri masing-masing supaya bisa saling menghargai dan mendukung.

[Penulis : Izzudin|Editor : Nadhira]