Orang yang Ditangkap di Cipayung Dititipi Motor Bomber Kampung Melayu

Polisi menangkap dua orang yang diduga punya keterkaitan dengan bom Kampung Melayu. Penangkapan berlangsung hari ini, Selasa (30/5) di dua tempat terpisah, tapi masih dalam Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur.
Dua orang yang ditangkap adalah AS dan BF alias I. Mereka diduga sempat bertemu dengan Ahmad Sukri sehari sebelum pengeboman berlangsung.
"Yang bersangkutan (AS) adalah orang yang ditemui Ahmad Sukri pada 23 Mei 2017. Kemudian menyerahkan motor milik Neni yang kemudian diserahkan lagi kepada R alias B," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Menurut warga Cipayung, AS adalah inisial dari Agus. Penangkapan berlangsung pada 14.00WIB.
Baca juga: BNPT: Pelaku Teror Bom Kampung Melayu Bukan Lone Wolf
Selain menangkap Agus, polisi kembali menangkap satu orang lainnya yang berinisial BF alias I. Dia ditangkap di sebuah rumah kontrakan kawasan Cipayung pada 10.30 WIB.
"Keterlibatannya yang bersangkutan adalah menyimpan sepeda motor Ahmad Sukri, pelaku, untuk diserahkan R alias B melalui A," katanya.
Setyo menyebutkan, saat ini kedua terduga teroris ini sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Peristiwa Bom Kampung Melayu terjadi pada Rabu (24/5). Aksi teror ini menelan 5 korban jiwa, 3 polisi dan 2 orang pelaku bom, Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam
Baca juga: Dubes Arab Saudi: Bom Kampung Melayu Bertentangan dengan Norma Agama

