Tabrakan Beruntun di Puncak Akibat Human Error

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor. (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor. (Foto: Dok. Istimewa)

Polisi sudah memeriksa lokasi terjadinya kecelakaan beruntun di Tanjakan Selarong, Bogor, Jawa Barat. Hasilnya, tabrakan diduga terjadi akibat supir Bus HS Transpot yang lalai.

Kapolres Bogor, AKBP Dicky Gading Pastika, menyebutkan kondisi jalan di Tanjakan Selarong dalam keadaan baik. Saat peristiwa nahas itu terjadi, cuaca juga dalam keadaan cerah.

"Kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan bus hino pariwisata PO.HS Transpot. Kurang konsentrasi dan hilang kendali saat bergerak ke kanan," kata Dicky menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (22/4) malam.

Baca : Korban Tewas Kecelakaan Maut Puncak Menjadi 4 Orang

Sopir bus HS Transpot, Bambang Hernowo (51), telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Saat ini Bambang ditahan di Polres Bogor. Kelalaiannya dianggap telah mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Akibat peristiwa nahas ini, empat orang dipastikan tewas. Tiga tewas seketika, satu korban bernama Diana Simatupang merenggang nyawa di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi.

Kecelakaan beruntun yang terjadi di Tanjakan Selarong pada Sabtu (22/4) sekitar 17.30 WIB, bermula saat bus HS Transpot hilang kendali. Bus yang melaju dari arah Puncak menuju ke arah Gadog, setiba di Tanjakan Selarong kendaraan hilang kendali.

Dalam situasi itu, bus bergerak ke kanan jalan dan menabrak mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi B 7401 NDY. Setelah menabrak mobil tersebut bus belum berhenti dan menabrak belasan kendaraan lainnya.

Akibat kecelakaan ini, 13 kendaraan rusak. Kerugian diperkirakan mencapai RP 500 juta.

Baca : Kronologi Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak