Kumparan Logo

Erling Haaland Serukan Persatuan Usai Manchester City Dijatuhi Hukuman

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Erling Haaland saat membela Manchester City melawan FC Porto. Foto: Pedro Nunes/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Erling Haaland saat membela Manchester City melawan FC Porto. Foto: Pedro Nunes/REUTERS

Penyerang Manchester City Erling Haaland menyerukan pesan persatuan yang kuat kepada para pendukung klub setelah timnya dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial pekan ini. Seperti dikutip dari laporan Sky Sports via GOAL.com, penyerang tajam asal Norwegia tersebut menegaskan bahwa fokus seluruh skuad saat ini tetap sepenuhnya tertuju pada performa di atas lapangan hijau. Mereka kini tengah bersiap menghadapi laga tandang krusial melawan Liverpool di Stadion Anfield dalam lanjutan kompetisi domestik.

Haaland akhirnya angkat bicara di tengah ketidakpastian luar biasa yang kini sedang membayangi sang juara bertahan Premier League. Dirinya berusaha memberikan ketenangan bagi para suporter yang khawatir akan dampak buruk dari vonis hukum tersebut. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tetap tersenyum dan menjaga aura positif dalam melewati masa-masa sulit ini.

“Mereka akan bersenang-senang. Kita harus tetap bersatu. Kita harus saling mendukung dan tetap berpikir positif. Apa pun yang terjadi dalam hidup, kita harus selalu tersenyum. Jadi kita harus tetap positif, melihat ke depan, mencoba memenangkan pertandingan sepak bola, serta menikmati situasi ini. Kita harus bersatu dan menyebarkan kasih sayang kepada satu sama lain,” ujar Haaland.

Sebagai putra dari mantan gelandang City Alf-Inge Haaland, sang penyerang merasakan beban situasi saat ini bukan hanya sebagai pekerja profesional melainkan juga sebagai seorang penggemar sejati. Dirinya mengaku sangat peduli dengan kota Manchester dan juga para pendukung setia karena ia merasakan emosi yang sama dengan mereka. Komitmen kuat ini ditunjukkannya saat klub sedang berjuang keras mempertahankan reputasi mereka di pengadilan.

Skala Pelanggaran Finansial Terbongkar

Sikap optimistis yang ditunjukkan oleh Haaland tampak sangat kontras dengan detail suram yang diungkapkan oleh komisi independen. Panel hukum tersebut menyimpulkan bahwa Manchester City telah mengatur skema pendanaan terselubung atau disguised funding scheme melalui kontrak fiktif dengan mitra komersial antara musim 2009/2010 hingga 2017/2018. Langkah manipulatif ini sengaja dirancang untuk menggelembungkan pendapatan klub secara ilegal hingga mencapai 830 juta poundsterling.

Manipulasi keuangan tersebut dilakukan demi menyiasati batasan pengeluaran yang ketat dari regulasi Premier League dan UEFA. Secara keseluruhan, komisi independen tersebut mendukung lebih dari 100 tuntutan pelanggaran aturan yang dituduhkan kepada mereka. Pihak klub dinilai telah gagal bertindak dengan iktikad baik sepanjang proses penyelidikan multi-tahun yang melelahkan ini.

Proses Banding Panjang Hingga Tahun 2027

Para ahli hukum memprediksi bahwa proses banding kasus raksasa ini akan berjalan sangat lama meskipun pihak klub menginginkan penyelesaian yang cepat. Tim hukum Manchester City kabarnya bersiap untuk berargumen bahwa aturan percepatan banding berdurasi 12 pekan tidak boleh diterapkan secara retroaktif pada kasus mereka yang telah dimulai sejak tahun 2023. Pertarungan hukum di meja hijau ini diperkirakan bisa terus berlarut-larut bahkan hingga tahun 2027 mendatang.

Pihak manajemen Manchester City sebelumnya juga sempat menyuarakan keprihatinan mendalam mengenai ketidakberpihakan komisi penilai selama penyelidikan berlangsung. Mereka menuduh bahwa keputusan awal yang dijatuhkan oleh komisi tersebut telah dipengaruhi oleh tekanan dari pihak eksternal. Melalui pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa mereka telah bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang berjalan selama delapan tahun terakhir secara tertutup.

Fokus Pertandingan Penting Kontra Liverpool

Fokus utama tim asuhan Enzo Maresca kini harus segera beralih ke atas lapangan hijau selagi tim pengacara mereka mempersiapkan langkah litigasi berikutnya. Manchester City dijadwalkan bertandang ke Anfield pada akhir pekan ini untuk menghadapi Liverpool yang merupakan rival terberat mereka dalam perebutan takhta domestik selama ini. Setelah laga berat tersebut, mereka juga harus langsung bersiap menjamu raksasa Prancis Paris Saint-Germain di Stadion Etihad dalam lanjutan kompetisi bergengsi Liga Champions.

Haaland yang sejauh ini telah menikmati awal musim yang sangat produktif mengaku sama sekali tidak terganggu oleh kebisingan di luar lapangan. Ia mengingat kembali bagaimana duel sengit era Pep Guardiola melawan Jurgen Klopp selalu menginspirasi dirinya saat masih membela klub Red Bull Salzburg dan Borussia Dortmund. Penyerang tajam tersebut menegaskan bahwa pertandingan melawan Liverpool selalu menghadirkan atmosfer yang sangat spesial bagi setiap pemain profesional.