Konten dari Pengguna

2 Cara Merekatkan Tepung Panir agar Menempel dengan Baik dan Teknik Menggoreng

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Merekatkan Tepung Panir. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nik
zoom-in-whitePerbesar
Cara Merekatkan Tepung Panir. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nik

Cara merekatkan tepung panir kerap menjadi langkah penting dalam proses memasak, terutama untuk menghasilkan gorengan yang renyah. Jika tidak merekat dengan baik, tepung panir akan mudah terlepas saat digoreng.

Tepung panir yang tidak merekat akan membuat hasil akhir gorengan memiliki tekstur tidak rata, sehingga tampilannya kurang menarik. Terdapat sejumlah teknik untuk merekatkan tepung panir agar tidak terlepas.

2 Cara Merekatkan Tepung Panir dan Teknik Menggoreng Agar Tidak Terlepas Saat Digoreng

Cara Merekatkan Tepung Panir. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Es Lev

Dikutip dari buku Resep Kroket ala Cafe, Intarina (2013: 7), tepung panir adalah tepung yang terbuat dari roti tawar yang dikeringkan dan dihancurkan. Tepung ini memberikan tekstur renyah pada gorengan seperti kroket, risoles, atau nugget.

Agar hasil akhirnya bisa benar-benar menempel dan tidak mudah lepas saat digoreng, proses penempelan tepung panir perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut ini dua cara merekatkan tepung panir yang benar.

1. Celupkan ke Dalam Telur yang Telah Dikocok

Sebelum dilapisi tepung panir, bahan makanan sebaiknya dicelupkan terlebih dahulu ke dalam telur yang sudah dikocok lepas. Tekstur telur yang agak kental akan membentuk lapisan perekat alami sehingga butiran panir dapat menempel lebih baik dan tidak mudah rontok saat dimasak.

2. Balurkan dengan Campuran Tepung Terigu dan Air

Selain menggunakan telur, menambahkan lapisan dari adonan tepung cair juga sangat membantu. Campuran antara tepung terigu dan air ini akan membuat permukaan bahan menjadi lebih basah dan lengket, yang berfungsi sebagai dasar sebelum dilapisi panir.

Setelah proses pelapisan selesai, cara menggoreng pun tidak kalah penting untuk menjaga agar tepung panir tetap melekat dengan baik. Jika minyak terlalu panas, permukaan makanan memang cepat berubah warna, tetapi bagian dalam belum tentu matang.

Selain itu, minyak yang bergolak karena api besar bisa membuat lapisan panir terlepas atau pecah. Menggunakan api sedang akan jauh lebih aman. Panasnya lebih stabil, hasil gorengan matang merata, dan tekstur luarnya tetap renyah.

Setelah bahan masuk ke dalam minyak, beri waktu beberapa menit agar bagian bawahnya mengeras sebelum dibalik. Bila terlalu sering dibolak-balik, tepung panir yang belum kering sempurna akan mudah lepas dan membuat hasil akhir jadi tampak berantakan.

Cukup balik sekali saja, ketika warna sudah mulai keemasan dan terasa agak kaku saat disentuh spatula. Dengan cara ini, bentuk dan tekstur gorengan akan tetap utuh.

Baca juga: Cara Mengaduk Tepung agar Tidak Menggumpal Tanpa Mixer Antigagal

Itulah beberapa cara merekatkan tepung panir yang tepat. Teknik menggoreng juga perlu diperhatikan agar hasil masakan lebih renyah dan menarik.Dengan teknik yang tepat, gorengan lumpia tidak hanya lezat saat disantap, tetapi juga tampilannya menggugah selera. (Gin)