Cara Membuat Tempe Sendiri yang Lebih Sehat

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tempe adalah makanan yang terbuat dari olahan kacang kedelai. Selain membelinya di pasar, tempe juga bisa dibuat di rumah dengan mengetahui cara membuat tempe sendiri agar menghasilkan tempe yang lebih sehat.
Di Indonesia, tempe menjadi makanan yang mudah ditemukan dan kerap diolah menjadi berbagai masakan yang lezat. Mulai dari tempe orek hingga dijadikan gorengan seperti tempe mendoan. Tempe juga memiliki banyak nutrisi dan protein yang bermanfaat bagi tubuh.
Cara Membuat Tempe Sendiri dengan Mudah
Tempe dibuat melalui proses fermentasi dengan bantuan ragi. Agar berhasil membuatnya, berikut adalah cara membuat tempe sendiri agar lebih sehat untuk dikonsumsi dikutip dari buku Makanan dan Minuman dalam Al-Qur’an, Mifta Novikasari, (2022:192).
Bahan:
Kacang kedelai 2 kg
Ragi tempe 1 sendok teh
Air bersih untuk merebus
Cara Membuat:
Pertama, kedelai dicuci dengan air hingga bersih. Lalu, rendam selama 5 jam.
Setelah direndam, cuci kembali kedelai hingga bersih.
Kemudian rebus kedelai dengan air bersih selama 30 hingga 45 menit. Jika sudah direbus, rendam kembali kedelai semalaman.
Setelah direndam, buang kulit ari yang ada pada kedelai dan cuci bersih.
Jika sudah bersih dan tidak ada kulit ari pada kedelai, kukus kedelai selama 20 menit.
Setelah matang, dinginkan kedelai terlebih dahulu. Apabila sudah dingin, taburi dengan ragi tempe hingga merata ke seluruh bagian.
Bungkus tempe dengan daun pisang atau kemasan plastik. Pastikan tempe terbungkus dengan rapat dan padat.
Tunggu hingga kedelai menjamur dan berubah menjadi tempe. Umumnya tempe akan jadi dalam 2 hari dan siap untuk dikonsumsi.
Dalam membuat tempe, bahan yang digunakna harus berkualitas baik. Dikutip dari situs pustaka.setjen.pertanian.go.id, bahan yang digunakan harus memenuhi standar seperti berbau, berwarna, dan berasa normal, berair maksimal 65% b/b, berabu maks 1,5% b/b, protein min 20% b/b (Nx6,25), cemaran mikroba E-coli maks 10 dan Salmonella negatif.
Dengan menggunakan bahan yang berkualitas baik serta alat pembuatan yang higienis, tempe yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik. Tempe juga akan lebih layak untuk dikonsumsi dengan aman dan lebih sehat.
Baca juga: Cara Membuat Bakso Rumahan dengan Kuah yang Gurih
Cara membuat tempe tersebut bisa dipraktikkan untuk membuat tempe sendiri di rumah dengan mudah. Setelah tempe berhasil dibuat, maka tempe tersebut bisa diolah menjadi berbagai masakan lezat untuk disantap bersama keluarga. (PRI)
