3 Cara Menghitung Harga Jual Produk

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menghitung harga jual merupakan langkah pertama yang harus dilakukan seorang pebisnis. Cara menghitung harga jual perlu diketahui sebagai kunci pengembangan bisnis yang dijalankan.
Harga jual adalah biaya yang dibebankan atas suatu produk, atau jumlah dari nilai yang ditukarkan konsumen atas beberapa manfaat. Harga jual meliputi biaya produksi saat ini (current cost), biaya yang akan ada di masa depan (future cost), kondisi pasar, pesaing, dan laba yang diinginkan.
3 Cara Menghitung Harga Jual yang Perlu Dikuasai
Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghitung harga jual suatu produk. Berdasarkan Buku Saku Prakarya (Kerajinan), Retno Setyorini (2019:115), berikut adalah cara menghitung harga jual yang perlu dikuasai.
1. Harga Berdasarkan Biaya
Menghitung harga berdasarkan biaya (cost based pricing) adalah strategi penetapan harga berdasarkan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk setiap satuan produk ditambah dengan keuntungan atau laba yang dikehendaki.
Beberapa pendekatan cara menentukan harga jual berdasarkan biaya antara lain sebagai berikut.
Harga Biaya Plus
Harga biaya plus adalah penetapan harga produk dengan menghitung jumlah biaya produksi, kemudian tambahkan dengan nilai keuntungan yang diinginkan. Rumus untuk menghitung harga biaya plus yaitu.
Harga Jual = Modal (Biaya Produksi) + Laba
Harga Mark-Up
Harga mark-up adalah penetapan harga produk dengan menaikkan harganya dari harga perolehan produk tersebut. Keuntungan yang diperoleh pedagang berasal dari sebagian mark-up tersebut.
Sebagian lain dari mark-up digunakan untuk menutup biaya operasional yang telah dikeluarkan oleh pebisnis. Rumus untuk menghitung harga mark-up adalah sebagai berikut.
Harga Jual = Harga Beli + Mark Up
Harga Break Even
Penentuan harga jual didasarkan pada permintaan pasar dengan masih memperhitungkan biaya. Perusahaan dikatakan break even jika penerimaan sama dengan biaya yang dikeluarkan.
2. Harga Kompetitor
Cara hitung harga jual dapat dilakukan dengan melihat harga kompetitor, yaitu melalui penetapan harga jual lebih murah dibanding pesaing. Tujuannya dengan harapan dapat meraih konsumen lebih banyak.
Pada kondisi inilah terjadi perang harga, yang akan menyebabkan keuntungan semakin sedikit, namun dapat menguntungkan konsumen karena harga makin murah.
3. Harga Permintaan
Menghitung harga berdasarkan permintaan adalah penetapan harga jual berdasarkan persepsi konsumen terhadap nilai yang diterima, yaitu value price, perceived quality, dan sensitivitas harga.
Caranya dapat dilakukan dengan kegiatan analisa PSM (Price Sensitivity Meter), yaitu pernyataan konsumen atas kualitas dan harga produk. Hasil penilaian konsumen digunakan untuk menentukan harga jual.
Baca juga: Cara Menghitung Laba Rugi dalam Usaha
Terdapat 3 cara menghitung harga jual produk yang dapat dipilih pebisnis. Cara tersebut yaitu menghitung harga berdasarkan biaya, harga kompetitor, atau permintaan konsumen.(DK)
