Konten dari Pengguna

3 Cara Menulis Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menulis Lamaran Kerja  Sumber Unsplash/Resume Genius
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menulis Lamaran Kerja Sumber Unsplash/Resume Genius

Setelah berhasil lulus dari perguruan tinggi, fresh graduate umumnya disibukkan dalam kegiatan mencari kerja. Cara menulis lamaran kerja yang benar perlu diketahui sebagai tahap awal dalam penerimaan pegawai.

Surat lamaran kerja merupakan surat dari seseorang yang membutuhkan pekerjaan kepada perusahaan. Surat lamaran yang menarik akan memberi peluang yang lebih besar untuk mendapat perhatian bagi tim rekrutmen.

3 Cara Menulis Lamaran Kerja yang Benar Berdasarkan Struktur

Ilustrasi Cara Menulis Lamaran Kerja Sumber Unsplash/Marielle Ursua

Struktur surat lamaran kerja akan membantu dalam menyusun pesan dengan cara yang benar dan sistematis. Berdasarkan buku Panduan Menulis Surat Lamaran Kerja dan Resume, Tim Kutahu (2023), berikut adalah 3 cara menulis lamaran kerja berdasarkan struktur.

1. Bagian Pembuka

Bagian pembuka dalam surat lamaran kerja adalah langkah pertama yang akan membawa perekrut mengenal pencari kerja. Ini adalah kesempatan untuk membuat kesan pertama yang kuat, dan menarik perhatian dari perusahaan.

Elemen kunci yang harus disertakan dalam bagian pembuka surat lamaran kerja adalah sebagai berikut.

  1. Salam pembuka dalam surat lamaran kerja memiliki peran penting dalam menciptakan kesan pertama yang kuat. Ini adalah langkah awal yang membawa lebih dekat perekrut dengan pelamar kerja.

  2. Setelah salam pembuka, langkah selanjutnya adalah mengenalkan diri secara singkat. Ini termasuk menyebutkan nama dan memberikan informasi kontak yang bisa dihubungi oleh perusahaan.

  3. Setelah memperkenalkan diri, langkah berikutnya adalah menyebutkan posisi yang dilamar. Ini harus dilakukan dengan jelas dan tegas sehingga perekrut tahu dengan pasti posisi yang dituju.

  4. Dalam bagian pembuka, pelamar juga harus menjelaskan latar belakang menulis surat lamaran kerja ini. Sampaikanlah secara singkat tentang alasan pelamar tertarik pada perusahaan dan posisi tersebut.

  5. Rangkuman akan membantu perekrut untuk mengetahui apa yang diharapkan dari surat lamaran kerja. Perusahaan akan memiliki ekspektasi yang jelas tentang apa yang akan mereka pelajari selanjutnya dalam lamaran kerja.

2. Paragraf Inti

Di bagian paragraf inti surat lamaran kerja, pelamar memiliki kesempatan untuk menjelaskan mengapa ia merupakan kandidat yang ideal untuk posisi yang dilamar. Uraikan pengalaman, keterampilan, pencapaian, dan alasan yang memenuhi kriteria pekerjaan tersebut.

3. Penutup

Penutup dalam surat lamaran kerja adalah bagian yang memberikan kesan terakhir kepada perekrut. Ini adalah kesempatan terakhir untuk meninggalkan kesan positif dan mengarahkan tindakan selanjutnya.

Penutup surat lamaran kerja biasanya mencakup beberapa unsur kunci seperti ringkasan dan ungkapan terima kasih, tindakan selanjutnya, harapan untuk bergabung, dan kalimat penutup yang profesional disertai tanda tangan.

Baca juga: Cara Menyusun Berkas Lamaran Kerja yang Benar

Cara menulis lamaran kerja yang benar dapat disusun berdasarkan strukturnya. Struktur surat lamaran kerja terdiri dari pembuka, paragraf inti, dan penutup.(DK)