Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
4 Cara agar Terhindar dari Sifat Konsumtif yang Patut Dicoba
27 Februari 2025 19:07 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Cara agar terhindar dari sifat konsumtif merupakan kiat penting untuk mengelola keuangan di era digital . Kiat tersebut dapat membantu mengelola keuangan secara lebih bijak karena mencegah naluri atau keinginan membeli barang yang tidak perlu.
ADVERTISEMENT
Setiap manusia mempunyai kemungkinan untuk memiliki sifat konsumtif karena manusia mempunyai hasrat atau keinginan. Namun, manusia sebagai makhluk yang memiliki akal perlu mengendalikannya untuk menjaga keseimbangan dalam hidup.
4 Cara agar Terhindar dari Sifat Konsumtif di Era Digital
Era digital membuat manusia dapat memenuhi keinginannya secara lebih cepat dan mudah. Salah satu contoh adalah kemudahan belanja online dengan kehadiran aplikasi e-commerce. Namun, keadaan itu membuat manusia dapat mengalami perilaku konsumtif.
Dikutip dari buku Sistem Informasi Pranata Sosial Pondok Pesantren, Bramantya, dkk. (2024: 173), perilaku konsumtif adalah kegiatan memanfaatkan suatu barang atau jasa secara berlebihan dan terus-menerus tanpa memikirkan fungsi atau kebutuhan.
Jika tidak mengendalikan perilaku tersebut, manusia dapat mengalami dampak buruk seperti terbiasa boros atau sulit mengelola keuangan. Guna menghindari risiko tersebut, berikut adalah empat cara agar terhindar dari sifat konsumtif di era digital.
ADVERTISEMENT
1. Pelajari Skala Prioritas Diri
Skala prioritas merupakan metode untuk mengurutkan kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingannya. Contoh skala prioritas, yaitu:
Urutan di atas menunjukkan bahwa makan dan minum adalah kebutuhan paling penting dan lebih penting daripada produk pembersih badan dan internet. Jadi, makan dan minum barang yang harus dipenuhi (dibeli) paling utama.
Jika tidak, hal itu akan mengganggu kelangsungan hidup manusia. Penentuan skala prioritas juga dapat mencakup banyak aspek, seperti:
2. Buat Anggaran untuk Setiap Kebutuhan
Cara selanjutnya adalah membuat anggaran untuk setiap kebutuhan, baik kebutuhan pokok maupun kebutuhan tambahan. Tindakan ini membantu diri untuk menahan keinginan belanja sehingga pengeluaran tidak melebihi pemasukan.
ADVERTISEMENT
3. Pisahkan Dana Tabungan dan Belanja
Salah satu faktor yang membuat manusia memiliki perilaku konsumtif adalah mengetahui bahwa dirinya masih mempunyai cukup uang. Pemisahan dana tabungan dan belanja merupakan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Pemisahan dana tabungan dan belanja dapat membuat diri menyadari bahwa anggaran belanja sudah habis sehingga tidak boleh belanja hal-hal yang tidak perlu. Cara memisahkannya adalah menempatkan uang di rekening yang berbeda.
4. Alihkan Perhatian
Cara keempat adalah mengalihkan perhatian diri dari aplikasi belanja online atau produk tidak penting (bukan kebutuhan). Beberapa pilihan cara mengalihkan perhatian, yaitu:
Setiap orang bisa saja melakukan cara agar terhindar dari sifat konsumtif selain empat pilihan cara di atas. Hal terpenting agar berhasil terhindar dari sifat konsumtif adalah memiliki niat yang kuat dan menyadari bahwa sifat tersebut merugikan diri sendiri. (AA)
ADVERTISEMENT