4 Cara Membalut Luka yang Benar untuk Pertolongan Pertama

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembalut luka merupakan salah satu benda yang penting untuk melakukan pertolongan pertama supaya luka dapat terlindungi dan tercegah dari infeksi. Terkait hal itu, penting juga untuk mengetahui cara membalut luka dengan benar.
Membalut luka dengan benar merupakan teknik pertolongan pertama yang paling dasar. Pembalutan ini bertujuan untuk melindungi luka dan mencegah infeksi, juga untuk mempercepat proses penyembuhan.
Cara Membalut Luka
Berdasarkan laman resmi dinkes.kalbarprov.go.id, berikut adalah langkah-langkah dari cara membalut luka yang benar untuk pertolongan pertama:
1. Hentikan perdarahan
Luka yang mengeluarkan banyak darah bisa menyebabkan syok dan berakibat fatal. Untuk menghentikan pendarahan bisa menekan area luka terbuka yang mengeluarkan darah dengan kain bersih, kasa, atau tisu steril.
Pastikan sebelum menerapkan berbagai cara membalut luka, sudah mencuci tangan terlebih dulu dengan sabun dan air mengalir. Menggunakan sarung tangan khusus juga bisa menjadi pilihan.
2. Membersihkan luka
Jika perdarahan sudah bisa teratasi, langkah selanjutnya dalam tata cara membalut luka adalah membersihkan luka. Sebelum menutup luka dengan perban, pastikan untuk membersihkan luka dan area sekitarnya dengan air mengalir selama 5-10 menit.
Rendamlah kain kasa dengan cairan saline, lalu usap ke area luka secara perlahan. Setelahnya, tepuk-tepuk area luka secara lembut dengan handuk atau kasa hingga kering.
Perawatan luka ini bertujuan menghilangkan kotoran sehingga tidak masuk ke dalam luka yang bisa meningkatkan risiko infeksi.
3. Membalut luka
Cara membalut luka yang paling umum adalah dengan menggunakan perban dari kasa steril yang ukurannya telah disesuaikan dengan ukuran luka. Setelahnya, gunakan plester perekat di beberapa sisi pembalut luka agar tidak lepas.
Akan tetapi, pastikan tidak merekatkannya terlalu kencang dan gunakan yang tahan air.
4. Cara mengganti perban luka
Untuk mengganti perban luka, ada beberapa cara dan langkah yang perlu diikuti yaitu:
Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan sarung tangan khusus untuk mencegah infeksi.
Lepaskan plester yang merekat pada kasa dan angkat balutan kasa dengan hati-hati.
Cara melepas perban yang lengket di kulit adalah dengan membasahinya memakai air hangat.
Buang plester, kasa, dan sarung tangan yang telah dipakai ke dalam kantung plastik tertutup.
Potonglah kasa steril seukuran luka, kemudian tutup lukanya.
Tempelkan perekat agar penutup luka tidak bergeser
Dengan mengetahui cara membalut luka sebagai pertolongan pertama saat orang terdekat mengalami luka, dapat mencegah dari perdarahan hebat yang menyebabkan infeksi. (Eln)
Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Memar Biru Paling Efektif tanpa ke Dokter
