Konten dari Pengguna

4 Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina dengan Mudah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina. Sumber: Unsplash/Mikhail Vasilyev
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina. Sumber: Unsplash/Mikhail Vasilyev

Cara membedakan kucing jantan dan betina dapat dilakukan dengan beberapa cara. Cara tersebut mudah untuk dilakukan, terlebih jika kucing telah tumbuh besar.

Berdasarkan laman eprints.umm.ac.id, kucing merupakan salah satu hewan yang termasuk dalam hewan terpopuler di dunia dan kerap dijadikan sebagai hewan peliharaan. Maka tidak heran apabila banyak orang memiliki kucing sebagai hewan peliharaan di rumah.

Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina secara Mudah

Ilustrasi Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina. Sumber: Unsplash/Ludemeula Fernandes

Berikut adalah beberapa cara membedakan kucing jantan dan betina yang bisa dipraktikkan di rumah.

1. Periksa Alat Kelamin Kucing

Perbedaan utama antara kucing jantan dan betina tentu saja terletak pada bentuk dan posisi alat kelaminnya. Alat kelamin kucing betina sangat dekat dengan anus, hampir menyatu dengannya. Bentuknya tidak melingkar sempurna, melainkan agak lonjong atau memanjang.

Jarak penis dan anus cenderung besar, sekitar 1,75 cm, karena terdapat buah zakar di antara keduanya. Bentuk penis pun tampak lebih bulat dibandingkan bentuk vagina.

Namun, butuh waktu lebih lama bagi penis dan anus untuk berkembang sepenuhnya. Alat kelamin ini biasanya tidak terlihat jelas sampai kucing jantan berusia setidaknya 6-10 minggu.

Biasanya akan terlihat bahwa kelamin kucing jantan memiliki bulu yang lebih tebal daripada bagian tubuh lainnya, bahkan sebelum bulunya berkembang sepenuhnya.

2. Perhatikan Bentuk dan Ukuran Tubuh Kucing

Kucing jantan biasanya sedikit lebih besar daripada kucing seusianya. Perbedaan ini bahkan lebih terlihat pada kucing yang belum dikebiri. Kucing jantan tidak hanya lebih besar dan berat, juga cenderung memiliki wajah lebih bulat dan pipi lebih besar.

Sebaliknya, kucing betina biasanya memiliki wajah lebih sempit dan dahi lebih kecil. Meskipun hubungan pastinya masih belum diketahui, perbedaan ukuran ini diduga terkait dengan kadar hormon testosteron pada kucing jantan.

Semakin besar kucing jantan, semakin lucu penampilannya. Namun, kondisi ini juga meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kucing lainnya.

3. Amati Perbedaan Perilaku Antara Kucing Jantan dan Betina

Cara selanjutnya yaitu dengan mengamati perilaku dan aktivitasnya. Kucing jantan dianggap lebih aktif dan menginginkan perhatian terus-menerus. Selain itu, juga dianggap lebih ramah terhadap manusia dan kucing lainnya. Kucing jantan biasanya berkelahi saat mencari pasangan.

Di sisi lain, kucing betina dianggap memiliki kepribadian yang lebih tenang. Jika memperhatikan kucing menjadi lebih aktif dan agresif dari biasanya, mungkin sedang berahi. Namun, kucing jantan dan betina biasanya menjadi lebih tenang setelah dikebiri.

4. Perhatikan Seekor Kucing Menandai Wilayahnya

Beberapa spesies hewan, termasuk kucing, diketahui menunjukkan perilaku alami. Karena sifat ini, kucing mencoba melindungi wilayahnya dengan menandainya.

Jika wilayahnya diiganggu, maka akan sering berperilaku agresif dan bahkan menyerang. Kucing dapat merasakan kehadiran kucing lain dari jarak yang jauh. Setiap kucing mempunyai sifat naluriah, tetapi sifat ini lebih menonjol pada kucing jantan.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Rasa Malas agar Tetap Produktif

Itulah cara membedakan kucing jantan dan betina. Dengan mengetahui cara di atas, maka dapat dengan mudah mengetahui jenis kelamin kucing. (Adm)