4 Cara Penggunaan Multimeter Digital untuk Ukur Besaran Listrik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alat untuk mengukur listrik yang lebih dari 1 besaran listrik disebut multimeter. Terbagi menjadi dua jenis digital dan analog. Apabila memakai multimeter digital, ada cara penggunaan multimeter digital sesuai untuk mengukur besaran listrik sesuai kebutuhan.
Seperti penjelasan dari www.fluke.com, multimeter digital adalah alat uji yang digunakan untuk mengukur dua atau lebih nilai listrik terutama tegangan (volt), arus (amp) dan resistansi (ohm).
Cara Penggunaan Multimeter Digital
Inilah empat cara penggunaan multimeter digital sesuai untuk mengukur besaran listrik:
1. Mengukur Tegangan AC
Memutar posisi sakelar : ~ V.
Lakukan uji koneksi sadapan ke multimeter digital, warna hitam (negatif) ke COM dan merah (positif) ke VΩ.
Menguji koneksi kabel ke outlet.
Tidak perlu khawatir dengan polaritas, ketika melakukan pengukuran AC RMS.
Disarankan tidak menyambungkan kabel uji ke terminal “A”.
2. Memeriksa Kontinuitas
Periksa kabel harness kawat untuk menyelidiki putus kawat, dan pengunaan multimeter digital sebagai berikut:
Posisi sakelar putar dengan baik.
Menguji koneksi sadapan ke multimeter digital: Hitam (negatif) ke COM menjadi merah (positif) ke VΩ.
Koneksi sadapan diuji ke objek yang akan diukur.
Apabila kontinuitas terdeteksi, multimeter digital akan menunjukkan fakta itu pada layar dan bip, akan tetapi jika tidak terdeteksi, misalnya karena putusnya kabel, tidak ada nilai yang ditunjukkan, dan tidak ada bunyi bip.
3. Mengukur tegangan DC
Putar posisi sakelar dengan tanda V.
Warna hitam (negatif) ke COM dan merah (positif) ke VΩ, diuji koneksi sadapan ke multimeter digital.
Uji sambungan kabel ke sumber tegangan DC.
Posisikan hitam ke sisi negatif dan merah ke sisi positif.
Hindari sambungan salah satu kabel uji ke terminal “A”.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mengelola Sampah yang Baik? Ini Penjelasannya
4. Memeriksa dioda
Gunakan multimeter digital, untuk mendiagnosis kegagalan dioda:
Posisi sakelar putar.
Operasi tombol kontrol.
Uji koneksi sadapan ke multimeter digital: Hitam (negatif) ke COM dan merah (positif) ke VΩ.
Uji sambungan kabel ke dioda di bawah pengukuran: Hitam ke sisi katoda (sisi dengan tanda batang) dan merah ke sisi anoda (sisi tanpa tanda batang).
Multimeter digital akan menampilkan tegangan maju dioda, apabila sudah terhubung ke arah maju dan lebih, ataupun terhubung ke arah sebaliknya.
Demikian cara penggunaan multimeter digital sesuai untuk mengukur besaran listrik sesuai kebutuhan.(Fiqa)
