4 Macam-Macam Jerawat dan Cara Mengatasinya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jerawat yang timbul pada wajah bisa saja mengurangi kepercayaan diri seseorang. Untuk itu, perlu mengenali macam-macam jerawat dan cara mengatasinya berdasarkan penyebab dan jenisnya.
Dikutip dari situs www.mayoclinic.org, jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, sehingga menyebabkan whiteheads, blackheads, atau jerawat.
Macam-Macam Jerawat dan Cara Mengatasinya
Berikut adalah macam-macam jerawat dan cara mengatasinya yang sebaiknya disimak jika ingin mencari solusi akan masalah kulit satu ini.
1. Jenis Jerawat Non-inflamasi
Jenis jerawat non-inflamasi biasanya menyebabkan pembengkakan, seperti komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead). Berikut adalah jenis-jenis jerawat non-inflamasi:
Blackhead: biasanya muncul ketika pori-pori tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati, yang membuat timbulnya komedo hitam pada permukaan kulit akibat penyumbatan.
Whitehead: timbul karena pori-pori tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati, akan tetapi pori-pori tersebut juga tertutup kulit dan akan muncul seperti benjolan kecil dari kulit. Whitehead lebih susah untuk diobati karena pori-pori yang tertutup.
Setelah mengenal dua jenis jerawat non-inflamasi, berikut adalah cara pencegahannya:
Membersihkan wajah dengan sabun wajah dan air hangat dua kali dalam sehari. Sebaiknya hindari terlalu sering mencuci wajah.
Mengaplikasikan skincare yang memiliki kandungan benzoil peroksida, asam salisilat, asam azelaic, dan adapalene.
Lakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu, dengan scrub khusus wajah.
Selalu memakai sunscreen saat melakukan aktivitas di luar.
Minum air yang cukup agar kulit wajah tetap terhidrasi.
Baca Juga: 6 Cara Pakai Sunscreen untuk Melindungi Kulit
2. Jenis Jerawat Inflamasi
Berbeda dengan jerawat non-inflamasi, ciri-ciri jerawat inflamasi biasanya mengalami pembengkakan dan berwarna merah. Terdapat dua jenis jerawat inflamasi yang sering dialami sebagian orang, antara lain:
Papula: terjadi ketika kulit wajah mengalami peradangan, karena sumbatan pada pori-pori kulit dan di sekitarnya akan berwarna merah muda.
Pustula: biasanya berisi sebum atau nanah yang keluar dari benjolan jerawat, yang meradang dan berwarna merah, jerawat ini memiliki kepala berwarna kuning atau putih.
Jerawat papula dan pustula tetap bisa diatasi dengan cara berikut ini:
Membersihkan dan mencuci wajah dengan sabun dan air dengan dua kali dalam sehari.
Memakai produk atau salep jerawat yang yang mengandung benzoil peroksida, berfungsi menangkal bakteri penyebab jerawat.
Menggunakan produk skincare dan pelembap dengan kandungan asam salisilat untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran lainnya.
Melakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu, dengan chemical exfoliator.
Konsumsi obat yang diresepkan dokter, seperti dapson topikal dan antibiotik (konsultasikan dengan dokter kulit).
Itulah macam-macam jerawat non-inflamasi dan inflamasi, ciri-ciri serta cara mengatasinya, sehingga pembaca mengetahui skincare dan perawatan yang cocok untuk kulit wajah berjerawat. (Fiqa)
