Konten dari Pengguna

5 Cara Mencegah Bullying di Sekolah berdasarkan Psikologi

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mencegah bullying di sekolah, Pexels/Mikhail Nilov.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mencegah bullying di sekolah, Pexels/Mikhail Nilov.

Cara mencegah bullying di sekolah adalah dengan melibatkan peran guru, orang tua, dan siswa. Perilaku ini juga bisa diatasi sejak dini, salah satunya dengan penanaman moral di lingkungan keluarga dan sekolah.

Perilaku perundungan atau disebut juga dengan bullying merupakan situasi penyalahgunaan kekuasaan oleh perorangan maupun dalam kelompok. Tidak heran bila banyak pelaku bullying melakukannya secara bergerombol.

Cara Mencegah Bullying di Sekolah

Ilustrasi cara mencegah bullying di sekolah, Pexels/RDNE Stock project.

Kasus bullying di sekolah cukup sering terjadi dan beberapa diantaranya sampai menyebabkan korban jiwa. Padahal, sekolah diharapkan jadi tempat paling aman yang menjaga anak-anak.

Dampak bullying bagi psikis anak-anak sangat besar yang nantinya akan memengaruhi kepribadian mereka. Dikutip dari laman apa.org, cara mencegah bullying di sekolah:

1. Guru Harus Melibatkan Siswa dan Orang Tua

Baik guru maupun administrator sekolah, perlu melibatkan orang tua dan siswa menjadi bagian dari solusi pencegahan bullying. Misalnya dengan mengadakan pertemuan antara guru dan orang tua untuk membahas terkait bullying.

Pihak sekolah juga perlu menyiapkan ruang belajar yang aman untuk siswa dan mengingatkan siswa bahwa intimidasi sangat tidak dibenarkan. Guru juga harus peka terhadap adanya intimidasi di sekolah.

2. Orang Tua harus Mengamati Anak-anak

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mengamati anak-anaknya tentang tanda-tanda yang mungkin ditemui saat mereka mendapat perlakuan bullying di sekolah. Misalnya, pakaian yang robek, menurunnya nafsu makan, enggan pergi ke sekolah, dan lain-lain.

Orang tua harus membuka percakapan dimana anak dapat leluasa bercerita tentang kejadian di sekolahnya secara terbuka dan mereka merasa aman.

3. Batasi Penggunaan Gadget

Di era teknologi seperti sekarang ini, semua orang dapat mengakses banyak hal melalui gadget, salah satunya perilaku intimidasi. Orang tua harus memberi batasan penggunaan gadget pada anak-anak untuk mencegah bullying.

4. Hindari Menyendiri

Agar lebih aman, hindari menyendiri selama berada di sekolah untuk mencegah kemungkinan terjadinya siswa yang suka mengintimidasi. Misalnya, mengajak teman setiap akan pergi ke kantin maupun ke kamar mandi.

5. Laporkan Bullying atau Cyberbullying

Jika menemukan adanya bullying atau cyberbullying di sekolah, siswa harus melapor ke orang tua dan guru. Seringkali didapati, anak-anak memilih tidak melaporkan bullying dengan alasan takut.

Itulah cara mencegah bullying di sekolah yang perlu diterapkan. Apabila siswa mengalami dampak intimidasi, seperti cemas dan tertekan, segera hubungi profesional (psikolog atau psikiater) untuk penanganan lebih lanjut. (LAIL)

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Bullying di Tempat Kerja dengan Cerdas