Konten dari Pengguna

6 Cara Pasang Baja Ringan Atap Genteng yang Umum, Pemula Perlu Tahu

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Pasang Baja Ringan Atap Genteng. Sumber: Unsplash/Nick Fewings
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pasang Baja Ringan Atap Genteng. Sumber: Unsplash/Nick Fewings

Cara pasang baja ringan atap genteng merupakan pengetahuan penting saat membangun rumah, meskipun tidak mengerjakan pembangunannya dengan tenaga diri sendiri. Pengetahuan tersebut penting untuk memperkirakan biaya pembangunan.

Selain itu, pengetahuan tersebut juga membantu pemilik rumah untuk memantau proses pengerjaan baja ringan sebagai rangka atap genteng. Salah satu langkah penting dalam proses pemasangan baja ringan, yaitu pengecekan terhadap kondisi bangunan.

6 Cara Pasang Baja Ringan Atap Genteng yang Umum

Ilustrasi Cara Pasang Baja Ringan Atap Genteng. Sumber: Unsplash/Oh Taeyeon

Rangka untuk atap genteng pada zaman dahulu umumnya menggunakan kayu atau bambu yang kokoh. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan kayu atau bambu sebagai rangka atap mulai menurun.

Salah satu penyebabnya adalah kayu atau bambu mempunyai potensi lapuk, baik karena rayap maupun cuaca. Dikutip dari buku 9 Teknik Meningkat Rumah, Mistra (2008: 20), bahan atap baja ringan dapat dipakai sebagai alternatif rangka atap.

Cara pasang baja ringan atap genteng pun cukup kompleks. Berikut ini adalah penjelasan tentang enam cara umum pemasangan baja ringan atap genteng.

1. Cek Kondisi Bangunan

Pengecekan kondisi bangunan merupakan langkah awal sebelum pemasangan baja ringan berlangsung. Langkah tersebut penting untuk mengukur unsur berikut:

  • Luas bangunan;

  • Jumlah dan ukuran baca yang diperlukan;

  • Desain rangka atap; serta

  • Perhitungan durasi pemasangan atap.

2. Buat Rencana Pemasangan

Langkah kedua adalah membuat rencana pemasangan. Rencana tersebut sangat penting supaya pemasangan menjadi lancar serta efektif, baik dalam segi perhitungan konstruksi maupun penggunaan tenaga kerja.

3. Persiapkan Alat dan Bahan

Persiapan alat dan bahan merupakan langkah ketiga dari rangkaian cara memasang rangka atap. Beberapa alat yang kerap diperlukan dalam pemasangan baja ringan, antara lain:

  • Bor listrik;

  • Pengukur sudut;

  • Gergaji besi;

  • Alat pelindung diri;

  • Cat pelapis anti karat;

  • Sekrup;

  • Waterpass; dan sebagainya.

4. Pasang Kuda-Kuda dan Jurai Limasan

Langkah selanjutnya adalah pemasangan kuda-kuda dan jurai limasan. Langkah tersebut umumnya membutuhkan waktu yang relatif lama sebab kuda-kuda dan jurai limasan merupakan tumpuan penting bagi rangka baja ringan.

5. Pasang Atap

Jika pemasangan kuda-kuda, jurai limasan, dan seluruh rangka atap selesai, langkah selanjutnya adalah pemasangan atap. Pemasangan atap umumnya lebih cepat daripada pemasangan rangka. Namun, kecepatannya tetap bergantung pada:

  • Luas bangunan;

  • Jumlah tenaga kerja; dan

  • Faktor cuaca saat pembangunan.

6. Penyelesaian dan Pemeriksaan

Langkah terakhir adalah penyelesaian dan pemeriksaan. Langkah tersebut mencakup pemeriksaan terhadap kekokohan, kerapian, dan ketahanan bangunan terhadap air hujan. Poin pentingnya adalah atap kokoh dan tidak bocor.

Baca juga: Cara Mengecat Tembok Rumah dengan Rapi dan Praktis

Enam poin di atas merupakan cara pasang baja ringan atap genteng yang umum. Upaya penting saat membuat rangka atap adalah melakukan konsultasi dengan tenaga ahli (arsitek dan teknik sipil) agar perhitungan presisi serta minim risiko kecelakaan kerja. (AA)