7 Cara Mengatasi Panic Attack saat Kambuh, Wajib Dicoba!

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kamu yang sedang bingung karena sering mengalami gejala panic attack, bisa mencoba beberapa cara mengatasi panic attack yang akan dijabarkan pada tulisan kali ini.
Dikutip dari buku Manajemen Konflik dan Stres, Ekawarna, (2021:369), panic attack adalah suatu serangan yang mendadak dan kuat, penuh ketakutan atau teror. Perasaan ini disertai gejala fisik, seperti: nyeri dada, jantung berdebar, gelisah, dan sulit bernapas.
7 Cara Mengatasi Panic Attack
Nah, berikut ini beberapa terapi atau cara mengatasi panic attack saat kambuh yang perlu dicoba penderita agar gejala tidak semakin parah.
1. Mempelajari Serangan Panik
Sebaiknya pelajari bagaimana kamu merespons serangan panik, dan tanamkan dalam diri bahwa perasaan saat panik adalah normal. Kamu juga bisa menggali asal mula serangan panik tersebut, sehingga bisa menyelesaikan akar masalahnya.
Membaca buku atau artikel tentang panic attack beserta pengobatannya juga bisa dilakukan untuk menambah pengetahuan.
2. Menerapkan Teknik Relaksasi
Relaksasi otot yang dilakukan secara teratur bisa membantu mengurangi gejala serangan panik secara perlahan. Relaksasi juga bisa menghindari rasa stres dan tertekan dalam menghadapi segala problem hidup yang terjadi.
3. Mengontrol Pernapasan
Kamu bisa berlatih mengambil napas secara dalam untuk meredakan gejala panik. Jangan lupa juga untuk tetap berusaha tenang dan berpikir positif saat serangan panic muncul.
4. Mencari Dukungan Moril
Kamu bisa mencari dukungan moril dari keluarga, pasangan atau sahabat dekatmu yang benar-benar peduli dengan kondisimu. Jangan segan untuk berbagi rasa dengan mereka agar kamu tidak merasa sendirian atau kesepian dalam menjalani hidup.
5. Hindari Begadang
Atur waktu tidurmu agar bisa istirahat dengan nyenyak di malam hari. Begadang atau kurang tidur sering kali memengaruhi emosi menjadi tidak stabil sehingga sulit untuk mengontrol perasaan saat panik melanda. Bahkan tidak cukup tidur juga membuat badan lelah di siang hari.
6. Hindari Alkohol, Rokok, dan Napza
Obat-obatan terlarang, alkohol maupun rokok hanya akan memberi ketenangan sementara, tapi tidak menyelesaikan akar masalah. Jadi sebaiknya hindari barang-barang di atas agar tidak kecanduan atau malah merusak badan dan memperparah gejala.
7. Psikoterapi dan Obat-obatan
Jika keenam cara di atas sudah kamu lakukan dan masih tidak ada perubahan, bisa meminta bantuan psikoterapi dengan menggunakan terapi perilaku kognitif (CBT). Atau bisa datang ke psikiater untuk diresepkan obat-obatan antidepresan atau benzodiazepin yang lebih aman menurut dokter kejiwaan.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Stres Kerja, Tepat dan Efektif
Demikian tadi 7 cara mengatasi panic attack yang bisa kamu terapkan jika gejala muncul kembali. Semoga lekas sembuh! (nov)
Frequently Asked Question Section
Apa itu panic attack?

Apa itu panic attack?
Panic attack adalah suatu serangan yang mendadak dan kuat, penuh ketakutan atau teror.
Apa gejala panic attack?

Apa gejala panic attack?
Perasaan ini disertai gejala fisik, seperti: nyeri dada, jantung berdebar, gelisah, dan sulit bernapas.
