8 Cara Mengatasi Masuk Angin pada Bayi dengan Mudah

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perut kembung karena masuk angin bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi. Ketika anak mengalami masuk angin tentu membuatnya menjadi rewel dan gelisah. Karena itu, penting untuk Ibu mengetahui cara mengatasi masuk angin pada bayi.
Masuk angin pada bayi bisa disebabkan beberapa faktor seperti perubahan suhu dan cuaca yang tiba-tiba dapat mempengaruhi kondisi tubuh bayi, termasuk sistem pencernaan dan pernafasan, sehingga dapat menyebabkan masuk angin.
Cara Mengatasi Masuk Angin pada Bayi
Dikutip dari buku Kitab Tumbuhan Obat karya Ir. R. Syamsul Hidayat, M.Si. (2015: 199), berikut adalah cara mengatasi masuk angin pada bayi dengan mudah:
1. Memberikan pijatan lembut
Pijat perut bayi secara perlahan dengan gerakan memutar searah jarum jam dapat membantu meredakan kembung dan memperlancar peredaran udara di dalam saluran pencernaan.
2. Sendawakan Bayi Setelah Diberi Susu
Sendawa dapat mendorong udara masuk selama menyusui. Bila bayi tidak langsung bersendawa, cobalah membaringkan selama beberapa menit kemudian coba lakukan lagi.
3. Memijat punggung bayi
Lakukan pijatan lembut di sepanjang tulang punggung bayi dengan gerakan dari atas ke bawah. Ini dapat membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan sirkulasi udara di saluran pernapasan.
4. Melakukan gerakan mengayun
Pelan-pelan mengayunkan bayi dalam posisi aman dan nyaman dapat membantu meredakan masuk angin dengan mengurangi kembung dan merangsang sistem pencernaan bayi.
5. Memberikan minyak telon
Minyak telon dapat dioleskan secara perlahan pada perut bayi saat dipijat. Minyak ini dapat membantu meredakan ketegangan dan memberikan efek relaksasi pada bayi.
6. Memperhatikan posisi tidur
Jika bayi terasa kembung, coba mengubah posisi tidurnya. Misalnya, letakkan bayi dalam posisi telentang dengan meletakkan bantal di bawah punggung bagian atasnya untuk memberikan sedikit kecondongan.
Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya refluks asam atau kembung.
7. Memberikan ASI atau susu formula dengan posisi yang benar
Jika bayi masih menyusui, pastikan posisi menyusui yang benar agar bayi tidak menelan udara secara berlebihan. Jika bayi minum susu formula, pastikan botolnya tidak terlalu rapat sehingga udara dapat keluar dengan lancar saat bayi minum.
8. Menghindari pemberian makanan yang dapat menyebabkan gas
Hindari memberikan makanan dan minuman yang dapat menyebabkan gas berlebih pada bayi, seperti kacang-kacangan, kol, brokoli, dan minuman bersoda.
Baca Juga: Cara Menggendong Bayi 3 Bulan dengan Metode TICKS
Jika masuk angin pada bayi terus berlanjut atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis untuk evaluasi dan saran lebih lanjut. (Umi)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab bayi masuk angin?

Apa penyebab bayi masuk angin?
Masuk angin pada bayi bisa disebabkan beberapa faktor seperti perubahan suhu dan cuaca yang tiba-tiba dapat mempengaruhi kondisi tubuh bayi, termasuk sistem pencernaan dan pernafasan, sehingga dapat menyebabkan masuk angin.
Apa saja makanan dan minuman yang menyebabkan gas berlebih?

Apa saja makanan dan minuman yang menyebabkan gas berlebih?
Makanan dan minuman yang dapat menyebabkan gas berlebih pada bayi, antara lain: kacang-kacangan, kol, brokoli, atau minuman bersoda.
