Konten dari Pengguna

Cara Bikin Oralit secara Mandiri di Rumah, Cegah Dehidrasi saat Diare

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Bikin Oralit saat Diare, Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Bikin Oralit saat Diare, Pexels/Andrea Piacquadio

Oralit adalah larutan yang terkenal untuk mengatasi dan mencegah dehidrasi saat diare. Selain ampuh, cara bikin oralit juga cukup mudah.

Seperti yang diketahui, diare berpotensi tinggi untuk menyebabkan dehidrasi. Oralit bekerja dengan menggantikan cairan dan elektrolit di tubuh yang terkuras akibat dehidrasi.

Oleh karena itu, oralit sangat penting bagi penderita diare. Namun, jika berhalangan untuk membeli oralit di apotek, maka penderita dapat membuatnya secara mandiri di rumah.

Cara Bikin Oralit di Rumah

Ilustrasi Cara Bikin Oralit saat Diare, Pexels/Sora Shimazaki

Berdasarkan situs rehydrate.org, berikut adalah cara bikin oralit secara mandiri di rumah:

Alat dan Bahan

Siapkan alat dan bahan berikut untuk membuat oralit:

  • Larutan oralit

  • 1 liter air matang

  • ½ sdt garam

  • 2 sdm gula pasir

  • Gelas bersih yang cukup untuk 1 liter air

  • Sendok bersih untuk mengaduk

Langkah Pembuatan

  1. Setelah menyiapkan bahan-bahannya, kini saatnya membuat oralit:

  2. Cuci tangan sampai bersih.

  3. Cuci gelas dan sendok yang akan dipakai untuk memastikan kebersihannya.

  4. Masukkan garam dan gula.

  5. Tambahkan 1 liter air matang.

  6. Aduk rata sampai semua bahan itu larut dan merata.

Cara Mencegah Diare

Ilustrasi Cara Bikin Oralit saat Diare, Pexels/Jan Antonin Kolar

Meskipun cara bikin oralit cukup mudah, tetapi tetap lebih baik mencegah diare, karena diare sendiri menimbulkan rasa tidak nyaman yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah berbagai cara mencegah diare.

1. Batasi Konsumsi Makanan Pedas

Rasa pedas memang mampu menambah kenikmatan sebuah hidangan, terlebih hidangan khas Indonesia. Namun, tingkat konsumsi makanan pedas yang tinggi dapat menimbulkan diare yang berpotensi membuat tubuh dehidrasi.

Di dalam cabai terdapat kapsaisin yang merupakan iritan yang kuat. Ini berarti jika dikonsumsi terlalu banyak, kapsaisin bisa mengiritasi lapisan lambung selagi makanan dicerna. Hal ini dapat mengakibatkan sakit perut, muntah, dan diare.

Apabila tetap ingin mengonsumsi makanan dengan cita rasa pedas, maka cobalah alternatif lain yang lebih ringan dan tidak menyebabkan iritasi lambung, contohnya: paprika.

2. Hindari Pemanis Buatan

Pemanis buatan, seperti sucralose, dan gula alkohol, aspartam, dan sakarin dapat mengganggu sistem pencernaan, sehingga memicu diare yang berkepanjangan.

Contoh makanan dengan pemanis buatan yang harus dihindari: soda, permen karet, saus tomat, dan krimer kopi.

3. Batasi Konsumsi Bawang Putih dan Bawang Bombai

Setelah dipecah zat asam di sistem pencernaan, bawang putih dan bawang bombai bisa mengiritasi lambung dan usus.

Selain itu, di dalamnya terdapat senyawa fruktan, yakni karbohidrat yang sulit dicerna dan serat tidak larut, sehingga membuat bawang bergerak lebih cepat di saluran pencernaan.

Hal ini menghambat kesempurnaan proses pencernaan, sehingga dapat menyebabkan diare.

Kesimpulannya, jika mengalami diare dan kesulitan untuk membeli oralit, cara bikin oralit sendiri cukup mudah. Namun, akan lebih baik jika diare dicegah sebelum terjadi. (bren)

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Usus dan Lambung secara Alami