Konten dari Pengguna

Cara EKG untuk Deteksi Gangguan pada Jantung

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi : Cara EKG /unplash/by : joshua chehov
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi : Cara EKG /unplash/by : joshua chehov

EKG sendiri merupakan alat yang dapat merekam sinyal listrik yang dihasilkan oleh jantung saat berkontraksi. Dengan demikian, dokter dapat menganalisis keadaan jantung pasien secara mendalam.

Dikutip dari buku Cardiology Explained, Euan A. Ashley dan Josef Niebauer, disebutkan bahwa EKG adalah salah satu tes yang paling umum dilakukan untuk mengetahui kesehatan jantung. Tes ini dapat membantu memonitor kondisi jantung dan mengetahui apakah terdapat gangguan pada jantung.

Cara EKG untuk Deteksi Gangguan pada Jantung

ilustrasi : Cara EKG /unplash/by : jair lazaro

Berikut adalah cara EKG untuk deteksi gangguan pada jantung.

1. Persiapan Sebelum Dilakukan EKG

Sebelum dilakukan prosedur EKG, pasien diharuskan untuk mengenakan jubah pasien dan melepas semua aksesori seperti kalung, gelang, ataupun anting. Selain itu, pasien diharuskan untuk tidak mengkonsumsi kafein, obat-obatan tertentu, dan merokok minimal satu jam sebelum prosedur dilakukan.

2. Melepas pakaian atas

Sebelum memulai tes EKG, pasien harus melepas pakaian atas agar kulit di sekitar dada mudah diakses untuk meletakkan elektroda.

3. Menempelkan elektroda

Elektroda ditempatkan di beberapa titik pada dada, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki untuk merekam aktivitas listrik jantung. Selama proses pemasangan elektroda, pasien akan diminta untuk tetap tenang dan tidak berbicara.

4. Perekaman aktivitas listrik

Setelah elektroda ditempatkan dengan benar, EKG akan mulai merekam aktivitas listrik jantung. Proses EKG hanya berlangsung selama beberapa menit.

5. Menganalisis hasil tes

Setelah proses perekaman selesai, dokter akan menganalisis hasil tes EKG untuk mencari tanda-tanda gangguan pada jantung. Beberapa tanda yang dapat terlihat melalui hasil EKG antara lain detak jantung yang lambat, detak jantung yang tidak teratur, atau kelebihan detak jantung.

Namun, hasil EKG sendiri tidak selalu cukup untuk memastikan diagnosa yang tepat. Dokter juga mungkin memerlukan tes tambahan seperti tes darah atau tes pencitraan jantung untuk mendapatkan informasi yang lebih detail.

Itulah cara EKG untuk deteksi gangguan pada jantung, dengan begitu dokter bisa mengukur kemampuan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini terbukti bisa mendeteksi beberapa gangguan jantung. Sangat disarankan untuk melakukan prosedur EKG secara berkala jika memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung.

Baca juga : Cara agar Detak Jantung Kembali Normal dengan Penanganan yang Tepat